serangan mobil palestinaBaitul Maqdis, LiputanIslam.com – Polisi Israel menembak mati satu warga Palestina pengendara mobil di bagian timur kota suci Baitul Maqdis (Jerussalem).

Associated Press melaporkan bahwa polisi Israel menembak pengendara itu karena dia menabrakkan mobilnya terhadap para pejalan kaki di sebuah lokasi dekat stasiun kereta api yang sedang padat calon penumpang pada Rabu malam waktu setempat (22/10).

Polisi Israel mengklaim bahwa seorang pria Palestina pengendara mobil sengaja melancarkan serangan teror dengan cara demikian. Juru bicara kepolisian Isral, Luba Samiri, mengatakan bahwa akibat insiden yang terjadi di dekat sebuah markas kepolisian nasional Israel itu sembilan orang menderita luka-luka.

Menurut Samiri, hasil pemeriksaan pertama menunjukkan bahwa pria Palestina yang mengemudikan mobil itu sengaja menabrak warga Palestina.

Pengemudi diketahui bernama Abed Rahman Shaludi, warga desa Silwad.

Ynetnews melaporkan bahwa setelah menabrakkan mobilnya Shaludi berusaha kabur dari lokasi kejadian tetapi ditembak oleh polisi hingga menderita luka di bagian dada dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis hingga akhirnya meninggal dunia.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Yitzhak Aharonovich yang meninjau lokasi kejadian juga menyebut insiden itu sebagai serangan teror.

“Semua petunjuk yang ada mengindikasikan bahwa ini merupakan serangan teror,” katanya. Dia juga mengklaim bahwa Shaludi sebelumnya pernah mendekam di penjara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam serangan tersebut dan mengritik kinerja Presiden Palestina Mahmoud Abbas alias Abu Mazen.

“Ini menunjukkan bagaimana kerja para mitra Abu Mazen dalam pemerintahan,” ungkapnya. Mitra yang dia maksud adalah Hamas yang telah menjalin kesepakatan dengan Fatah terkait pemerintahan persatuan nasional Palestina yang selalu ditentang oleh Tel Aviv.

“Ini adalah Abbas yang sama, yang baru beberapa hari lalu menyerukan gangguan terhadap umat Yahudi di Jerussalem (Baitul Maqdis),” lanjutnya.

Hingga berita dibuat masih belum ada laporan mengenai komentar pihak Palestina atas kejadian tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL