PM turki ahmet davutogluAnkara, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Turki Ahmet Davotoglu menyatakan pelaku serangan bom bunuh diri terhadap markas tentara Turki yang menewaskan sedikitnya 28 orang di Ankara, ibu kota negara ini, dilakukan oleh milisi Unit Perlindungan Rakyat (Yekîneyên Parastina Gel / YPG) yang merupakan sayap militer Partai Demokrasi Kurdi Suriah. Bersamaan dengan ini, sebuah bom meledak lagi di kota lain dengan sasaran konvoi militer Turki, mengakibatkan sedikitnya enam tentara tewas.

Davutoglu dalam siaran langsung pidato televisinya, Kamis (18/2) menegaskan aksi pemboman yang terjadi Rabu malam itu menunjukkan bahwa YPG adalah organisasi teroris dan karena itu Ankara berharap kepada Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutu Turki lainnya agar menyudahi  kerjasama dengan  YPG dan mencantumkan kelompok dalam daftar teroris.

“Kami tak dapat seterusnya menerima standar ganda itu, dan kami berharap dapat menyeragamkan sikap terhadap kelompok ini,” ujarnya, seperti dilansir Today Zaman.

Dia juga menunjukkan kemarahannya dengan mengatakan, “Kami menyerukan kepada semua negara supaya mengambil sikap yang jelas terhadap organisasi-organisasi teroris itu; berpihak kepada Turki  atau berpihak kepada teroris.”

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga berbicara singkat setelah Dovutoglu. Dia mengatakan bahwa negaranya akan mengungkapkan bukti-bukti keterlibatan YPG dalam serangan tersebut.

Bom Meledak Lagi

Satu lagi ledakan bom menerjang konvoi militer Turki di bagian tenggara negara ini, tepatnya distrik Sur, provinsi Diyarbakir, Kamis (18/2).

International Business Times melaporkan sedikitnya enam tentara Turki terbunuh dalam ledakan sebuah bom rakitan.  Bom itu menerjang konvoi militer yang sedang bergerak menuju selatan di sebuah jalan raya yang menghubungkan kota Diyarbakir dengan distrik Lice.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut, namun hampir pasti tudingan mengarah kepada Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang memimpin pemberontakan di sebagian besar wilayah tenggara Turki. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL