pm-turki-binali-yelderimAnkara, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Turki Binali Yelderim menyatakan pihaknya menginginkan kerjasama Turki  dengan Irak dalam perang melawan terorisme. Hal ini dinyatakan dalam pernyataan belasungkawa kantor perdana menteri Turki yang dirilis Kamis (8/12/2016) atas tragedi serangan teror ISIS terhadap para peziarah dan peserta peringatan Arbain (40 hari kesyahidan cucu Nabi saw, Imam Husain ra) di provinsi Karbala, yang menjatuhkan puluhan korban jiwa dan luka pada 24 November lalu. (Baca: Bom Mobil Terjang Peziarah Iran di Irak, 70 Orang Terbunuh)

“Atas nama rakyat dan pemerintah Turki, kami mengutuk keras serangan teror yang telah menggugurkan dan melukai banyak saudara kami yang sedang pulang dari ziarah Arba’in di Karbala yang merupakan salah satu tempat suci dalam agama Islam,” bunyi pernyataan itu.

Yelderim menegaskan bahwa serangan teror itu ditujukan untuk menyulut ketegangan bernuansa mazhab, menciptakan perpecahan di Irak dan bahkan kawasan secara umum, dan dilakukan ketika pasukan Irak mengalami kemajuan signifikan dalam perang melawan terorisme.

Ditujukan kepada sejawatnya di Irak, Haider Abadi, Yelderim mengatakan bahwa berkenaan dengan tragedi ini Turki kembali menyatakan dukungannya kepada Irak dalam penumpasan teroris, terutama ISIS, dan menegaskan dukungan Ankara kepada perdamaian, ketentraman, persatuan, kedaulatan dan keamanan Irak.

Para pengamat menilai pernyataan belangsukawa ini sebagai perkembangan positif yang terjadi sebulan setelah terjadi ketegangan hubungan Ankara-Baghdad akibat keberadaan sejumlah tentara Turki di Irak utara. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL