pm lebanon tammam salamBeirut, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Lebanon Tammam Salam menolak gencatan senjata dengan kelompok teroris al-Nusra maupun Negara Islam Irak dan Suriah di kawasan Arsal, bagian timur Lebanon.

“Satu-satunya penyelesaian adalah keluarnya kelompok bersenjata secepat mungkin dari Arsal dan sekitarnya serta pembebasan semua tentara Lebanon yang tertawan,” tegas Salam usai rapat dewan kabinet Lebanon di Beirut Senin kemarin (4/8) sebagaimana dikutip IRNA.

Dia menambahkan bahwa agresi kelompok teroris takfiri ke daerah permukiman Arsal dan sekitarnya sudah mereka rencanakan sejak awal dengan tujuan melemahkan pemerintah Lebanon dan menebar kekacauan di Arsal dan sekitarnya.

Kelompok teroris takfiri ISIS dan al-Nusra memulai aksinya di kawasan tersebut sejak Selasa pekan lalu hingga menewaskan 18 tentara Lebanon serta melukai 86 tentara lainnya. Selain itu mereka juga menawan 22 tentara.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada kata kompromi dengan teroris pembunuh, dan tidak ada pula gencata senjata dengan orang-orang yang mengagresi teritori Lebanon dan menistakan kehormatan penduduknya,” ungkap Salam. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL