pm-lebanon-saad-al-haririBeirut, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengatakan bahwa serangan teror di sebuah nightclub terkenal di sisi Selat Bosphorus, Turki, dini hari Minggu lalu merupakan peringatan bagi Turki, terutama Presiden Tayyip Recep Erdogan, yang bekerjasama dengan Rusia untuk menyudahi pertumpahan darah di Suriah.

Dalam wawancara dengan MTV milik Lebanon, Minggu malam (1/1/2017) dia mengatakan, “Sekarang sudah sepenuhnya jelas, semua negara yang stabil dan semua negara yang berusaha untuk berbuat demi Suriah telah menjadi sasaran terorisme.” (Baca: Pria Bersenjata Serang Nightclub di Turki, 39 Tewas )

TV Sky News Arab melaporkan bahwa pelaku serangan teror yang menewaskan sekira 40 orang di nightclub Reina itu adalah anggota kelompok Brigade Turkestan yang berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS.

“Tujuan utama terorisme yang sama sekali tidak beragama itu ialah menciptakan ketakutan. Kita di luar dan di dalam negeri Lebanon harus waspada dan siaga, tapi jangan sampai takut, dan jangan sampai kita membiarkan siapapun memaksa kita mengubah masa depan kita sendiri, kita harus melawan terorisme dengan kekuatan penuh,” lanjutnya.

Menurutnya, di Lebanon juga terdapat kekuatiran akan terjadi serangan teror di malam menjelang tahun baru 2017 sehingga diterapkan sistem keamanan ekstra ketat. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL