AlQuds, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Minggu (13/1/2018), membuat sebuah pernyataan langka, yaitu mengakui bahwa militernya telah melancarkan serangan udara terhadap sasaran-sasaran Iran di Suriah pada akhir pekan lalu, yang diklaimnya telah menghancurkan sejumlah gudang senjata di bandara Damaskus.

“Pasukan Pertahanan Israel telah menyerang ratusan target Iran dan Hizbullah. Hanya dalam 36 jam terakhir, Angkatan Udara menyerang depot-depot Iran yang penuh dengan senjata Iran di Bandara Internasional Damaskus, ” kata Netanyahu pada pertemuan mingguan kabinet di kantornya di kota pendudukan al-Quds (Baitul Maqdis/Yerusalem).

Netanyahu tampaknya merujuk pada serangan pada Jumat malam lalu di mana sistem pertahanan udara Suriah telah menangkis serangan di angkasa wilayah sekitar Damaskus dan menyebutkan bahwa jet tempur Israel yang melesat dari arah Galilea telah menembakkan beberapa rudal ke sana.

Israel biasanya menahan diri untuk tidak berkomentar soal serangan udara ke Suriah, tapi secara umum mengakui bahwa mereka melakukan serangan mendadak ke sasaran-sasaran yang  diklaimnya terkait dengan Iran dan Hezbollah di Suriah.

Dalam pertemuan pada hari Minggu itu kabinet Israel mengucapkan salam perpisahan kepada Letjen Gadi Eizenkot yang akan segera mengakhiri masa jabatannya selama empat tahun sebagai kepala staf umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Netanyahu memujinya karena  telah berusaha menghalangi upaya Iran untuk eksis secara permanen di Suriah.

“Kami telah beroperasi – untuk kesuksesan yang mengesankan – untuk memblokir pertahanan militer Iran di Suriah,” kata Netanyahu.

Dia menyebutkan bahwa di bawah komando Eizenkot, IDF telah membuat “prestasi besar,” tetapi menambahkan bahwa masih “ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”

Eizenkot akan mengakhiri masa jabatannya itu pada hari Selasa (15/1/2019), untuk diganti oleh Mayjen Aviv Kochavi. (mm/raialyoum/jerussalempost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*