Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi menanggapi kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Oman dengan menyatakan bahwa sebagian negara Islam berada di bawah tekanan Amerika Serikat (AS) dan bahwa Israel berusaha menciptakan perpecahan di Dunia Islam.

“Dunia Islam tak boleh jatuh ke bawah tekanan Gedung Putih, dan jangan sampai membiarkan rezim Israel menciptakan iklim untuk petaka dan perselisihan baru di kawasan,” ujarnya ketika ditanya soal kunjungan Netanyahu tersebut, Jumat (26/10/2018).

“Tak syak lagi bahwa rezim Zionis perampas itu berusaha menciptakan perselisihan antarnegara Muslim, dan menutupi tindakannya menganiaya dan membunuh orang-orang Palestina yang tak bersalah,” lanjut Qasemi.

Bahram Qasemi juga menegaskan, “Tampak bahwa sejak dimulainya kepresidenan Trump lobi Amerika Israel di Gedung Putih berusaha mewujudkan kepentingan ilegal rezim Zionis dan menekan negara-negara Islam agar menormalisasi hubungan diplomatik dengan perampas kiblat pertama umat Islam.”

Dia mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan bahwa ketundukan kepada kehendak AS dan Zionis akan membuat keduanya semakin bernyali menistakan hak bangsa Palestina dan umat Islam secara keseluruhan. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*