TelAviv, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan berangkat ke Eropa,  Senin (3/6/2018),untuk secara khusus membicarakan masalah Iran.

Di halaman facebook-nya, Minggu (3/6/2018), disebutkan bahwa dia akan berkunjung ke Inggris, Jerman, dan Perancis untuk menekankan keteguhan sikap Israel pada upaya “mencegah Iran membuat senjata nuklir.”

“Saya akan membahas dengan mereka cara-cara untuk memblokir aspirasi nuklir Iran dan ekspansi Iran di Timur Tengah,” ungkapnya.

Ekspansi yang dimaksud Netanyahu belakangan ini berkenaan dengan kecemasan Israel terhadap keberadaan pasukan Iran di Suriah di dekat perbatasan Israel (Palestina pendudukan).

Netanyahu yang menentang keras perjanjian nuklir Iran akan menemui Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Perancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Theresa May. Sedangkan Jerman, Prancis, dan Inggris termasuk negara penandatangan perjanjian nuklir yang dinamai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Perjanjian ini diteken pada tahun 2015 antara Iran dan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman dengan tujuan mencegah Iran membuat senjata nuklir.

Para pemimpin Eropa berusaha mempertahankan JCPOA  meskipun Presiden AS Donald Trump menyatakan negaranya keluar dari perjanjian ini dan kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran.

Iran sendiri sampai sekarang masih dalam proses pembicaraan tentang ini dengan tiga negara Eropa itu. Iran berusaha mempertahankan JCPOA, tapi sembari mengancam akan membatalkannya jika Eropa tidak menjaga interes Iran sesuai perjanjian ini. (mm/timesofisrael/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*