bendera isis terbalikBaghdad, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Irak Haider Abadi akhirnya secara resmi mengumumkan Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin, bebas dari komplotan teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Selasa (31/3/2014).

Abadi menyatakan bahwa angkatan bersenjata Irak dengan bantuan pasukan relawan dan suku-suku Sunni telah mencapai pusat kota Tikrit setelah berhasil membebaskan bagian selatan dan barat kota ini dari cengkraman ISIS.

“Pasukan keamanan kami telah mencapai pusat kota Tikrit serta berhasil membebaskan bagian barat dan selatannya. Kini mereka menguasai seluruh wilayah kota ini,” ungkap Abadi, sebagaimana dilansir Reuters.

Dia menyampaikan apresiasinya kepada angkatan bersenjata dan polisi serta seluruh elemen relawan Syiah dan pasukan adat Sunni yang mendukung pasukan pertahanan dan aparat penegak hukum Irak.

Berbagai laporan lain menyebutkan bahwa pasukan relawan al-Hasyd al-Sakbi dan tentara Irak telah disebar ke berbagai titik di Tikrit, terutama di gedung-gedung keamanan, kantor-kantor milik pemerintah, dan 13 istana kepresidenan.

Tikrit bebas dari tangan ISIS melalui operasi besar-besaran yang diinstruksikan Abadi pada tanggal 1 Maret lalu dengan sandi “Labbaika Ya Rasulullah”.

Setelah meraih banyak kemajuan, operasi ini sempat terhambat beberapa lama dengan alasan demi meminalisir jumlah korban tewas di pihak warga sipil serta akibat terhalang oleh banyaknya ranjau dan bom yang dipasang pasukan ISIS di berbagai tempat di Tikrit. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*