العمليات المشتركة تعلن انطلاق عمليات تحرير الانبارBaghdad, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri (PM) Irak Haider Abadi selaku panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Irak, Senin (13/7) menyatakan optimismenya bahwa “pesta gembira pembebasan provinsi Anbar” dari cengkraman gerombolan teroris ISIS sudah dekat.

Sebagaimana dilansir al-Sumaria News, hal ini dia nyatakan berdasarkan hasil tinjauannya terhadap perkembangan operasi militer di markas Komando Operasi Gabungan.

“PM selaku Panglima Umum Angkatan Bersenjata Haider Abadi telah menyimak perkembangan satuan-satuan militer dan keamanan usai peluncuran operasi pembebasan Anbar dini hari ini. Hal ini dia lakukan saat mendatangi markas Komando Operasi Gabungan dan meninjau langsung operasi dan rencana-rencana pembebasan Anbar,”  bunyi statemen kantor PM Irak.

“Para pahlawan kita dari kalangan tentara, polisi, relawan al-Hasyd al-Shaabi dan putera-putera suku dalam waktu dekat akan menyelenggarakan pesta gembira kemenangan pembebasan Anbar, insya Allah,” ungkap Abad, sebagaimana dikutip statemen tersebut.

Sebelumnya, pihak komando operasi gabungan memperkirakan Anbar akan bebas dalam beberapa hari ke depan. Mereka optimis juga karena pesawat tempur F-16 akan segera tiba dan dioperasikan sehingga peta pertempuran diperkirakan akan banyak berubah.
Komando operasi gabungan Senin pagi mengumumkan dimulainya operasi pembebasan Anbar.

“Operasi pembebasan Anbar dimulai pada dini hari Senin,” ungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Irak Yahya Rasul Abdullah. Dia juga mengatakan bahwa pasukan gabungan sedang terlibat pertempuran untuk pembebasan dan bergerak ke berbagai sasaran sesuai rencana.

Jenderal Saad Maan, juru bicara Komando Operasi Gabungan sebelumnya juga menyatakan pihaknya akan merilis pernyataan penting terkait operasi militer anti ISIS.

Ketua parlemen daerah Khalidiyah, provinsi Anbar, Ali Dawud, mengatakan dua kawasan di timur Ramadi telah bebas dalam sebuah operasi yang menewaskan 30 anggota ISIS dan menghancurkan beberapa kendaraan mereka. Menurutnya, gerombolan ISIS yang tersisa telah kabur dari sana menuju kawasan Jazirah al-Khalidiyah.

TV al-Mayadeen memberitakan bahwa setelah peluncuran operasi pembebasan Anbar, pasukan al-Hashd al-Shaabi bergerak ke arah pusat kota Fallujah dan menggempur posisi-posisi ISIS dari enam arah, sementara pasukan udara Irak menghantam posisi-posisi ISIS di kota Ramadi dan sekitar Fallujah.

“Fallujah merupakan kunci masuk ke provinsi Anbar dan merupakan markas terpenting teroris ISIS,” kata Karim al-Nouri, juru bicara al-Hashd al-Shaabi.

Pejabat keamanan Anbar menyatakan pasukan keamanan gabungan bergerak ke arah Fallujah dan berhasil membebaskan desa Abu Khunaifar dan Khalaf Sulaiman di timur laut Fallujah setelah terlibat pertempuran sengit dengan ISIS.

Pejabat yang tak disebutkan namanya itu memastikan banyak anggota ISIS yang tewas dan kehilangan perlengkapan perangnya.
Tentara, polisi dan relawan Irak sudah sekian bulan berjuang membasmi ISIS di sekitar Fallujah dan Ramadi, namun kali ini perjuangan mereka dilancarkan secara lebih total dan masif . (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL