heider abadi irak 2Garmisch-Partenkirchen, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Irak Haeder Abadi menyatakan pasukan negara ini terus bergerak maju secara solid di provinsi Anbar maupun berbagai front pertempuran lainnya. Namun demikian, dia juga mengingatkan bahwa dunia memerlukan upaya intensif dan kolektif untuk menghentikan mengalirnya para teroris asing yang telah menimbulkan pertumpahan darah dan kehancuran di Irak dan Suriah.

“Kaum Syiah dan Sunni Arab, Kurdi, Turkmen, kalangan Yazidi, umat Islam dan umat Kristiani, dan semua komponen terus berperang melawan teroris di satu barisan membela negara, bangsa dan integritas Irak,” ungkapnya dalam sesi pertama konferensi tujuh negara terkemuka dunia yang tergabung dalam G7 di dekat Garmisch-Partenkirchen, Jerman, Senin (8/6), sebagaimana dilansir al-Sumaria News.

Dia mengatakan, “Tentara, polisi dan relawan al-Hashd al-Shaabi menghimpun semua komponen ini bersama pasukan Peshmerga dan kelompok-kelompok suku… Pasukan ini telah mencetak kemenangan signifikan dalam beberapa hari terakhir di Baiji dan Tharthar serta terus bergerak solid di Anbar dan front-front pertempuran lainnya.”

Abadi menambahkan, “Gerombolan teroris ISIS mengalami kekalahan susul menyusul… Kami bertekad untuk menghabisi mereka hingga tuntas dengan tekad anak-anak bangsa kami dan pengorbanan mereka yang sangat berharga.”

Abadi menyatakan Irak sangat menyambut baik upaya internasional memerangi ISIS.

“ISIS tidak hanya mengancam Irak, melainkan juga negara-negara tetangga, regional dan dunia secara keseluruhan.. Dunia sekarang memerlukan upaya intensif dan kolektif untuk membendung mengalirnya para teroris asing yang telah menyebabkan pembunuhan dan kehancuran di Irak dan kawasan, serta untuk memerangi aksi pelarian minyak dan peninggalan purbakala yang telah dijadikan ISIS sebagai sumber dana kuat untuk terorisme,” paparnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL