Iraq's Prime Minister Nuri al-Maliki speaks during a conference about national reconciliation at the National Theatre in BaghdadBaghdad, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah menelantarkan rakyat yang telah memilihnya melalui pemilu. Hal ini dia kemukakan sebagai tanggapan atas desakan dari lawan-lawan politiknya supaya dia tidak menjabat lagi sebagai perdana menteri Irak.

“Selamanya saya tidak akan menelantarkan rakyat yang telah memilih saya, dan sudah menjadi hak rakyat Irak untuk menentukan siapa yang mereka kehendaki,” tegas Maliki Jumat (4/7/2014), sebagaimana dilansir al-Sumaria .

Di hari yang sama, Ali al-Shalah, anggota Koalisi Negara Hukum, menyebut mundurnya Osama al-Nujaifi dari calon ketua parlemen Irak sebagai dagelan yang tidak ada kaitannya dengan kedudukan Nouri al-Maliki.

Kamis sore (3/7/20140 al-Nujaifi selaku ketua Koalisi al-Muttahidun untuk Perbaikan Irak menyatakan mundur dari pencalonan dirinya untuk melanjutkan jabatannya sebagai ketua parlemen Irak periode baru. Tindakan ini dinilai sebagai upaya al-Nujaifi agar diikuti oleh Nouri al-Maliki untuk tidak menjabat lagi sebagai perdana menteri Irak untuk ketiga kalinya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL