Baghdad, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Irak Haeder Abadi menyatakan bahwa dalam satu abad terakhir baru sekarang pasukan negara ini dapat menjangkau secara penuh wilayah perbatasan Negeri 1001 Malam ini dengan Suriah.

Dia menjelaskan bahwa wilayah seluas 14,000 kilometer persegi di kawasan Al-Jazirah di bagian barat provinsi Anbar telah bersih secara militer dari keberadaan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dalam jumpa pers mingguannya di Baghdad, ibu kota Irak, Selasa (28/11/2017), dia mengatakan, “Pasukan keamanan telah membersihkan sekira 14,000 kilometer di kawasan Aljazirah, dan kami telah menyudahi eksistensi ISIS (di sana) secara militer.”

Di menambahkan bahwa pasukan pemerintah Irak baru sekarang dalam satu abad terakhir dapat menjangkau dan mengendalikan secara total wilayah perbatasan negara ini dengan Suriah.

“Sejak 100 tahun silam, pemerintahan yang datang silih berganti belum pernah mencapai secara penuh perbatasan (Irak) dengan Suriah,” ungkapnya.

Mengenai tragedi teror yang menewaskan ratusan orang di Sinai, Mesir, dia mengatakan, “Peristiwa-peristiwa Sinai belakang ini mengkonfirmasi pandangan Irak mengenai bahaya terorisme.”

Dia lantas menyerukan kepada para pemimpin di Timteng agar serius bekerjasama memerangi terorisme.

Pasukan Irak pada Kamis lalu (23/11/2017) mengumumkan dimulainya operasi pembebasan kawasan A’ali al-Furat dan Aljazirah yang terletak antara tiga provinsi Salahuddin, Nineveh, dan Anbar. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL