Baghdad, LiputanIslam.com –  Wakil ketua al-Hashd al-Shaabi, kelompok pasukan relawan terbesar di Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, mengapresiasi besarnya kiprah dan pengorban Iran dalam membantu Irak memerangi kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Iran telah membantu Irak dengan mempersembahkan para pemuda, syuhada, dan senjata ketika tidak orang lain yang berpihak kepada kami, dan ketika pihak yang telah menjalin perjanjian keamanan dengan Baghdad justru menelantarkan kami,” ujar al-Muhandis dalam pidato pada HUT ke-3 al-Hashd al-Shaabi di Babylon Hotel di pusat kota Baghdad, Selasa (13/6/2017).

Dia mengatakan bahwa pasukan relawan ini telah menjadi pasukan paling tangguh dalam perang melawan terorisme di dunia, namun “seandainya tidak ada bantuan Iran maka al-Hashd al-Shaabi dan Irak sekarang tidak akan berada di posisi ini.”

Mengenang tragedi serbuan ISIS secara besar-besaran ke Irak pada Juli 2014, dia mengatakan, “Saat itu tak ada orang yang berpihak kepada kami, tapi Iran dengan gagah berani telah mempersembahkan para pemuda, senjata, dan syuhadanya demi kemenangan Irak… Iran datang membantu ketika pihak (AS) yang meneken perjanjian keamanan dengan Irak justru menelantarkan dan membiarkan Irak sendirian… Perjuangan penuh pengorbanan al-Hashd al-Shaabi masih berlanjut sampai sekarang. Tak ada yang dapat menyelamat negara ini kecuali mengamalkan kewajiban syariat dan nasional, dan dengan keimanan dan tawallal kepada Allah, perang melawan para teroris sampai sekarang tak pernah mundur barang satu meter.”

Dia juga menjelaskan bahwa pasukan relawan ini melibatkan semua komponen bangsa Iran dengan keragaman agama, mazhab dan sukunya sehingga sama sekali tidak akan bersangkut paut dengan pergesekan internal Irak. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL