peshmerga02Baghdad, LiputanIslam.com – Sumber-sumber keamanan Irak menyatakan pasukan Kurdi Irak, Peshmerga, terus bergerak ke arah kota Mosul, Irak utara, tak lama setelah mereka berhasil membebaskan Bendungan Mosul dari cengkraman kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), demikian dilaporkan al-Sumaria News, Senin (18/8).
Selain itu, narasumber lain di provinsi Nineveh mengatakan Peshmerga berhasil membebaskan dua desa tak jauh dari Bendungan Mosul dan bergerak menuju kawasan Zumar.

“Didukung pasukan udara, Peshmerga berhasil membebaskan desa Sahlaj dan desa Ain Mani’ di tenggara Mosul setelah melancarkan serangan pada pukul 13.00. Sekarang mereka bergerak maju ke arah Zumar untuk pembebasan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Komando Umum Angkatan Bersenjata Irak, Brigjen Qassim Atta, di hari yang sama menyatakan bahwa Bendungan Mosul sudah dibersihkan sepenuhnya dari kawanan teroris ISIS. Menurutnya, pembebasan itu dilakukan melalui operasi gabungan Badan Anti Teror Irak dan Peshmerga yang didukung pasukan udara.

Di provinsi Salahuddin, sejumlah anggota ISIS tewas terkena serangan udara terhadap sebuah markas mereka di distrik Sharkat. Selain itu, sebanyak 33 anggota ISIS tewas dan luka diterjang serangan udara di kawasan Iskandariah.

Sementara itu, sebuah kelompok relawan warga Yazidi yang menamakan dirinya Brigade Malik Tawus menyatakan pihaknya berhasil membunuh 18 anggota ISIS yang 12 di antaranya berkewarganegaraan Suriah sedangkan sisanya adalah warga Irak setempat. Menurut mereka, belasan teroris itu menemui ajalnya akibat sergapan yang mereka lakukan di kawasan Kulli Bari di barat laut kota Sinjar, Irak utara. Selain itu, beberapa kendaraan ISIS hangus terbakar dan peralatan perang mereka terampas.

Brigade Malik Tawus adalah salah satu kelompok bersenjata warga Yazidi yang terbentuk tak lama setelah pasukan ISIS menyerbu dan menguasai kota Sinjar, provinsi Nineveh, yang mayoritas penduduknya adalah warga minoritas penganut sekte Yazidi.

Laporan lain dari narasumber di provinsi Nineveh menyebutkan sebanyak 1,500 petempur dari suku al-Lahib bergabung dengan Peshmerga di kawasan al-Kawir, 33 kilometer sebelah timur Mosul, untuk menumpas gerombolan teroris ISIS.

“Sebanyak 5,000 petempur dari suku al-Lahib di bawah komando Syekh Taha Mohammad Shahadzah telah bergabung dengan pasukan Peshmerga di kawasan al-Kawir untuk memerangi dan mengusir kelompok-kelompok bersenjata,” tuturnya.

Kawasan al-Kawir jatuh ke tangan ISIS setelah Peshmerga menarik diri dari kawasan itu pada tanggal 6 Agustus lalu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL