تمديد فترة الاقتراع بسوريا 5 ساعات بسبب كثافة الحضور+صورDamaskus, LiputanIslam.com – Komisi Tinggi Yudisial untuk pemilu Suriah akhirnya memperpanjang masa pemungutan suara pemilu presiden negara ini hingga lima jam lagi akibat besarnya gelombang partisipasi rakyat Suriah di berbagai tempat pemungutan suara (TPS), Selasa (3/6/2014).

Dilaporkan bahwa masih banyak peserta pemilu yang belum sempat mencoblos meskipun banyak TPS yang tersebar di berbagai pelosok Suriah sudah dibanjiri masyarakat sejak dibuka pada pukul 07.00 waktu setempat. Akibatnya, TPS yang seharusnya ditutup pada 19.00 akhirnya diperpanjang hingga pukul 24.00.

Tercatat sekitar 15 juta penduduk Suriah yang memiliki hak pilih dalam pemilu presiden yang berlangsung di tengah suasana krisis akibat pemberontakan tersebut. Pemilu ini mempertandingkan tiga kandidat, yaitu Presiden Incumbent Bashar al-Assad, Maher al-Hajjar, anggota parlemen Suriah dari Partai Komunis, dan Hassan al-Nuri, seorang pengusaha dan mantan anggota parlemen.

Pemerintah Suriah berhasil mengamankan jalannya pemungutan suara yang diadakan di semua provinsi, kecuali provinsi Raqqah yang masih dikuasai oleh para ekstrimis bersenjata. Pemilu ini juga disaksikan oleh para pemantau dari sejumlah negara, termasuk Kanada, Irlandia, Rusia, Iran dan Cina. تمديد فترة الاقتراع بسوريا 5 ساعات بسبب كثافة الحضور+صور

TPS yang diadakan di pintu-pintu perbatasan Suriah dengan Lebanon juga dibanjiri oleh ratusan peserta pemilu yang berdatangan dari wilayah Lebanon, dan dijaga ketat oleh tentara dan polisi Lebanon.

“Sambutan terhadap pusat-pusat pemilu di dalam negeri Suriah sangat besar dan jauh di atas segala dugaan,” ujar Ketua Komisi Tinggi Yudisial untuk pemilu Suriah, Hisham al-Shaar, sebagaimana dilansir kantor berita SANA. D

ia juga menyatakan bahwa anggota komisi ini melakukan pemantauan di Damaskus, ibu kota Suriah, untuk memastikan tidak adanya pelanggaran dalam pemungutan suara. Menurutnya, belum ada laporan yang masuk dari TPS manapun mengenai adanya pelanggaran.

Dia menambahkan bahwa akibat membludaknya peserta pemilu, hingga pukul 15.00 komisi ini terpaksa menambah kotak pemungutan suara sebanyak 220 buah di TPS yang tersebar di kota Damaskus. (mm/alalam/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL