اول طائرة روسية تكسر الحظر الجوي على اليمنSanaa, LiputanIslam.com – Rusia tampak terus mengembangkan pengaruhnya di tengah gejolak situasi Timteng yang tak kunjung reda. Dalam perkembangan terbaru, Negeri Beruang Merah pimpinan presiden pemberani Vladimir Putin ini membuat kejutan berupa “pelanggaran” terhadap blokade udara Yaman yang sejak beberapa bulan lalu diterapkan oleh pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.

Alalam, Kamis (5/11) mengutip laporan Saba Net bahwa satu pesawat udara Rusia telah mendarat di bandara internasional Sanaa, ibu kota Yaman, dengan membawa 20 ton bantuan kemanusiaan.

“Pesawat ini membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Yaman yang meliputi bahan makanan dan berbagai bantuan lain,” ungkap Kuasa Usaha Rusia di Yaman, Andre Chernobyl.

Menurutnya, Rusia terus memantau perkembangan situasi di Yaman dan mengupayakan penyelesaian krisis melalui jalur damai dan mendukung sepak terjang utusan PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed. Rusia berpendapat bahwa krisis Yaman tidak mungkin dapat diselesaikan kecuali melalui jalur damai.

Dirjen bandara internasional Sanaa Khalid al-Shaif mengatakan pesawat Rusia merupakan pesawat pertama yang mendarat di Sanaa langsung dari Rusia dengan mengabaikan blokade udara yang dipaksakan oleh koalisi Arab. Pesawat itu membawa bantuan kemanusiaan dan para petugas yang bekerja di Kedutaan Besar Rusia untuk Yaman.

Jet Tempur Saudi Tertembak Jatuh

Pasukan pertahanan udara Yaman dan didukung komite revolusi yang berafiliasi dengan Ansarallah (Houthi) berhasil merontokkan satu jet tempur Arab Saudi di distrik Bilad al-Rus, provinsi Sanaa.

“Penangkis serangan udara berhasil membidik pesawat agresor Saudi di kawasan Naqil Yaslah hingga jatuh di Gunung al-Liham,” ungkap sebuah sumber lokal di distrik tersebut, Kamis kemarin, sebagaimana dilansir Alalam.

Pihak Saudi sendiri belum mengeluarkan komentar mengenai klaim tersebut.

Di provinsi Taiz, seperti diberitakan Saba Net, tentara Yaman dan komite revolusi meraih “kemenangan-kemenangan besar” dan berhasil menimpakan banyak kerugian jiwa dan peralatan tempur terhadap “pasukan bayaran”.

Disebutkan bahwa dalam peristiwa ini tentara Yaman dan komite revolusi berhasil merebut kembali beberapa area strategis dan lokasi-lokasi yang semula yang menjadi tempat konsentrasi milisi Yaman pro-Saudi.

Demo Anti Israel

Komisi Tinggi Revolusi Yaman kembali menyerukan kepada seluruh rakyat Yaman agar keluar ke jalan-jalan pada hari ini, Jumat (6/11), dalam unjuk rasa akbar untuk menandai kutukan mereka terhadap keikut sertaan pasukan Zionis Israel dalam agresi terhadap Yaman dengan dalih mengamankan Selat Bal al-Mandeb. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL