plane-detained-in-Iran-jpgTeheran, LiputanIslam.com – Komandan Markas Khatamul Anbiya untuk Pertahanan Udara Iran, Brigjen Farzad Esmaili, Selasa (9/9) menyatakan bahwa pesawat yang terpaksa atau dipaksa mendarat di bandara kota Bandar Abbas di bagian selatan Iran Jumat lalu (5/9) adalah pesawat militer terkait Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang merupakan misi keamanan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Di sela-sela acara peringatan Hari Pertahanan Udara Iran di Teheran dia menjelaskan bahwa pesawat milik ISAF itu dari jenis Boeing 747 dan telah mengirim signal militer.

“Pesawat itu jenis Boeing 737 yang memberikan signal militer. Kami memeriksa pesawat itu telah terbang dari wilayah Afghanistan dengan kode ‘ISAF 04’ dan telah melaksanakan misi militer. Karena itu, ketika masuk (ke wilayah udara Iran) kami memaksanya mendarat di Bandar Abbas dengan bantuan sistem pertahanan anti rudal dan radar serta pesawat tempur,” papar Esmaili, sebagaimana dilansir Alalam dan Fars News Agency (FNA).

Dia menambahkan bahwa pilot pesawat itu akhirnya mengakui kesalahannya dan telah memberikan pernyataan tertulis bahwa dia berniat melintasi wilayah Iran dengan informasi palsu. Menurut Esmaili, pesawat itu membawa 104 tentara laki-laki dan perempuan yang terdiri atas pasukan Amerika Serikat dan NATO.

“Pilot terpaksa mengakui secara tertulis telah berbuat kesalahan dan bermaksud melintas dengan informasi palsu,” katanya.
Sebelumnya, para pejabat Iran menyatakan bahwa pesawat carteran itu memang telah dipaksa turun setelah awaknya memberikan “keterangan palsu”.

Jubir Departemen Luar Negeri Irak Marzieh Afkham kepada wartawan di Teheran Sabtu lalu (6/9) mengatakan bahwa pesawat itu akhirnya diizinkan meninggalkan Bandar Abbas menuju Dubai setelah dokumen penerbangannya dikoreksi.

Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, Washington Post melaporkan bahwa pesawat itu merupakan pesawat komersial milik maskapai penerbangan Fly Dubai yang dicarter oleh pasukan sekutu di Afghanistan dan di dalamnya terdapat 100 personil tentara AS yang bertolak dari Pangkalan Begram, Afghanistan, menuju Dubai, Uni Emirat Arab. (Baca: Iran Paksa Turun Pesawat Pembawa 100 Tentara AS) (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL