militan sinai mesirKairo, LiputanIslam.com – Satu perwira polisi Mesir diculik kawanan bersenjata di kawasan Semenanjung Sinai, Minggu (12/1/2015).

Reuters melaporkan bahwa perwira itu diculik saat menumpang sebuah bus di kota Rafah menuju kawasan al-Arish. Bus itu tiba-tiba dicegat dan dihentikan oleh kawanan bersenjata. Perwira itu lantas diturunkan dan dibawa oleh kawanan tersebut.

Seorang pejabat keamanan Mesir menyebut penculikan ini sebagai aksi teror, namun dia belum dapat memastikan apakah pelakunya adalah kelompok Wilayat Sinai yang paling dimusuhi pemerintah Mesir di kawasan tersebut.

Wilayat Sinai sebelumnya bernama Ansar Bait al-Madqis, tetapi kemudian berganti nama setelah menyatakan baiat kepada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Sejak Presiden Mesir Mohamed Morsi terguling oleh kudeta militer pada tahun 2013, kelompok bersenjata itu sudah membunuh ratusan polisi dan tentara Mesir, namun baru sekarang mereka diduga melakukan aksi penculikan.

Mesir sangat digelisahkan oleh fenomena terorisme karena berdampak buruk bagi sektor pariwisata yang menjadi sumber utama pemasukan negara ini.

Selain terusik oleh keamanan dalam negerinya sendiri, Mesir juga terdampak oleh buruknya situasi di Libya, sebab kelompok-kelompok militan Libya memusuhi pemerintah Mesir dan menjalin hubungan dengan Wilayat Sinai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*