Moskow, LiputanIslam.com –   Para menteri luar negeri Rusia, Iran dan Turki telah mengadakan pembicaraan segi tiga mengenai penyelesaian krisis Suriah di Moskow, ibu kota Rusia, Selasa (20/12/2016).

Perundingan ini menghasilkan delapan pasal kesepakatan sebagai berikut;

  1. Mendukung penuh kedaulatan dan integritas Suriah sebagai negara yang majemuk dan demokratis.
  2. Meyakini bahwa krisis Suriah tak dapat diselesaikan melalui cara militer, dan mendukung peranan PBB dalam upaya menyelesaikan krisis ini berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB No.2254.
  3. Menyambut baik upaya kolektif di Aleppo timur untuk evakuasi warga sipil yang bersedia meninggalkan wilayah ini, keluarnya kelompok-kelompok bersenjata dari kota ini, dan evakuasi sebagian warga sipil distrik al-Fu’ah, Kafriya, Zabadani dan Madaya.
  4. Mendukung perluasan gencatan, penyaluran bantuan kemanusiaan, dan pemindahan secara bebas warga sipil di seluruh wilayah Suriah.
  5. Siap memfasilitasi dan menjamin kesepakatan yang akan dijalin antara pemerintah Suriah dan oposisi, dan mengajak negara-negara lain yang berpengaruh di Suriah agar berbuat hal yang sama.
  6. Meyakini penuh bahwa kesepakatan pemerintah dan oposisi Suriah sangat penting bagi upaya melancarkan proses politik sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB No. 2254.
  7. Menyambut baik usulan Presiden Kazakhstan agar negaranya menjadi tuan rumah perundingan pemerintah dan oposisi Suriah.
  8. Sama-sama bertekad memerangi dua kelompok teroris ISIS dan Jabhat al-Nusra, dan meyakini keharusan pemisahan keduanya dari kelompok-kelompok oposisi Suriah. (mm/irna)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL