Damaskus, LiputanIslam.com –  Pertempuran  antara tentara Suriah dan sekutunya di satu pihak dan kelompok-kelompok pemberontak dan teroris di sisi lain berkobar sejak Rabu pagi (17/5/2017), dan tercatat sebagai yang tersengit selama penerapan gencatan senjata di sejumlah kawasan “zona de-eskalasi”.

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) dalam keterangan persnya, Rabu, menyebutkan bahwa pertempuran terjadi di sejumlah kawasan di bagian barat kota Daraa. Tentara Suriah telah meluncurkan tujuh rudal yang diduga dari darat ke darat, dan melepaskan sedikitnya 25 peluru mortir dan roket.

SOHR juga menyatakan beberapa helikopter telah menjatuhkan delapan bom barel serta beberapa jet tempur juga telah melancarkan 10 kali serangan rudal yang semuanya diarahkan ke kota Daraa.

Lembaga yang berbasis di Inggris namun aktif memantau perkembangan situasi perang Suriah itu menambahkan bahwa tiga kombatan teroris tewas, satu di antaranya komandan aliansi teroris Hayat Tahrir Sham, dan diduga juga terdapat satu korban tewas di pihak tentara Suriah dan sekutunya.

Sumber militer Suriah mengatakan serangan roket teroris telah menewaskan satu warga sipil, melukai enam orang lainnya, dan menyebabkan terjadinya kebakaran di sejumlah bangunan.

Kelompok pemberontak menuding tentara Suriah melanggar gencatan senjata demi mendapat konsesi dalam konferensi Jenewa babak ke-6 yang dihadiri delegasi pemerintah dan delegasi pemberontak.

Mereka mengklaim tentara pemerintah melanggar perjanjian Astana dan berusaha maju ke beberapa titik yang dikuasai kubu pemberontak di kawasan al-Manshiyah, Daraa, dalam operasi serangan yang dimulai Rabu pagi.

Dalam perundingan yang diselenggarakan di Astana, Kazakhstan, pada tanggal 3-4 Mei lalu pemerintah dan pemberontak Suriah di bawah pengawasan segi tiga Rusia, Iran dan Turki sepakat untuk mengadakan kawasan de-eskalasi di sejumlah kawasan dengan masa berlaku enam bulan. Kesepakatan ini diterapkan sejak 6 Mei di sejumlah kawasan yang telah disepakati yaitu provinsi-provinsi Idlib, Hama, Homs serta kawasan Ghouta Timur dan bagian selatan negara ini.

Sementara itu, kawanan teroris ISIS melancarkan serangan besar-besaran terhadap beberapa posisi tentara Suriah di sekitar kota Deir el-Zor, Suriah timur, namun mendapat reaksi sengit dari tentara Suriah hingga tak kurang dari 28 teroris tewas dan 30 lainnya luka-luka.

Satu unit tank, dua mobil pengangkut personil yang dilengkapi peluru artileri 23 mm hancur, dan dua bom mobil disita oleh tentara Suriah. (mm/rayalyoum/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL