Sanaa, LiputanIslam.com – Tak kurang dari 28 orang tewas dan 21 lainnya luka-luka di pihak kubu koalisi Arab pimpinan Arab Saudi dalam peristiwa dua gelombang serangan besar yang mendapat perlawanan sengit dari tentara dan pasukan Komite Rakyat Yaman di kawasan pesisir Barat Yaman, Jumat (6/7/2018).

Sumber militer dan Komite Rakyat Yaman saat melaporkan hal tersebut menjelaskan bahwa tak kurang dari 10 mesin tempur kubu Saudi hancur dalam peristiwa itu, dan sebanyak tiga mobil dikerahkan untuk mengusung pasukan yang tewas dan luka tersebut ke distik Khoukha setelah serangan itu gagal.

Serangan itu sendiri berlangsung sejak dini hingga sore hari Jumat namun tidak menghasilkan kemajuan apapun, padahal juga didukung serangan udara secara intensif, termasuk dengan menggunakan helikopter Apache yang melancarkan puluhan kali serangan.

Sumber itu menjelaskan bahwa taktik militer Yaman dan Komite Rakyat berhasil mematahkan serangan itu dan bahkan mengubahnya menjadi pukulan telak bagi kubu Saudi sendiri.  Namun, lanjutnya, untuk menutupi kegagalan itu kubu Saudi mengerahkan medianya untuk mengumbar klaim-klaim kemenangan palsu.

Menurut sumber itu, semua jalur logistik kubu Saudi masih terputus dan dikuasai oleh pasukan Yaman di sepanjang jalur pesisir.

Arab Saudi di hari yang sama mengumumkan tiga tentaranya tewas dalam pertempuran dengan pasukan Yaman di wilayah perbatasan antara kedua negara.

Badan keamanan Yaman menyatakan pihaknya telah meringkus 65 “pasukan bayaran” kubu Saudi di provinsi al-Dali’ pada pekan lalu. Disebutkan bahwa puluhan orang itu berstatus buronan karena diketahui melakukan berbagai aksi perusakan dan kejahatan untuk kepentingan pasukan koalisi pimpinan Saudi. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*