suriah petempur YPG3Kobane, LiputanIslam.com – Para pejuang Kurdi di kota Ain al-Arab atau Kobane, Suriah, dilaporkan terus bertempur habis-habisan dan berhasil merebut kembali sebagian wilayah kota ini yang sebelumnya jatuh ke tangan kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Menurut berita Alalam Rabu (15/10), seorang narasumber yang ada di dalam kota Kobane menyebutkan bahwa ISIS kembali terdesak mundur sehingga wilayah Kobane yang semula 40 persen dikuasai oleh ISIS kini berkurang lagi menjadi 20 persen.

Bersamaan dengan ini seorang pejabat Kurdi Suriah mengatakan bahwa bantuan militer yang dikirim secara rahasia oleh otoritas Kurdistan Irak menuju Kobane mengalami masalah dan terhenti di tengah jalan karena Turki tetap tidak bersedia membuka pintu perbatasannya di dekat kota Kobane. Namun demikian, para pejuang Kurdi tetap gigih bertempur melawan gerombolan teroris ISI.

Sementara itu, lebih dari 100 petempur Kurdi yang terluka dan masuk ke wilayah Turki untuk mendapat pengobatan mulai melancarkan aksi mogok makan setelah ditangkap oleh pihak yang berwenang di Turki.

Seorang anggota parlemen Turki mengatakan bahwa sebanyak 160 anggota Partai Persatuan Demokrasi Kurdi Suriah (PYD) telah ditangkap oleh aparat Turki tanpa alasan yang jelas sejak sembilan hari lalu di distrik Sorouj dekat perbatasan Suriah. Dia menambahkan bahwa ratusan orang itu menyebrang ke Turki untuk mendapat perawatan.

Bersamaan dengan ini, beberapa jet tempur Turki dilaporkan telah menyerang posisi-posisi Partai Pekerja Kurdistan Turki (PKK) di bagian tenggara negara ini. Beberapa sumber menyebutkan bahwa posisi-posisi PKK yang menjadi sasaran serangan terletak di desa Daghlija di bagian tenggara provinsi Hakkari yang berbatasan dengan Irak dan mayoritas penduduknya bersuku Kurdi.

Disebutkan pula bahwa serangan ini merupakan operasi udara terbesar Turki terhadap PKK sejak pertempuran antara pemerintah Turki dan milisi PKK berhenti pada tahun lalu. Serangan udara itu terjadi bersamaan dengan berlanjutnya aksi untuk rasa warga Kurdi di berbagai wilayah Turki dalam rangka memrotes sikap pemerintah Turki terhadap krisis Kobane, termasuk tindakannya melarang orang-orang Kurdi menyebrang ke Suriah untuk membantu para petempur Kurdi Kobane melawan serangan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL