Moskow, LiputanIslam.com –  Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Sergei Rudskoy, Jumat (10/3/2017), menyatakan bahwa untuk pertama kalinya selama empat tahun terakhir ini Pasukan Arab Suriah (SAA) tiba di sisi timur Sungai Eufrat (Furat) di provinsi Aleppo.

Dia menjelaskan bahwa SAA telah mengusai sisi sungai ini sepanjang 15 km, merebut kembali pusat pengolahan air di sana, dan melanjutkan serangannya terhadap kawanan teroris ISIS yang masih ada di sisi barat sungai.

Rudskoy mengatakan bahwa pasukan udara Rusia dalam operasi serangannya selama satu pekan terakhir terhadap posisi-posisi ISIS di bagian timur provinsi Aleppo berhasilkan menghabisi sekira 600 teroris, menghancurkan 16 unit kendaraan militer, 41 unit mobil bak terbuka yang membawa senapan mesin, 40 unit mobil lain, dan berbagai perlengkapan perang ISIS lainnya.

Dia juga menyatakan sebanyak 187 insinyur dan 32 tim teknis angkatan bersenjata Rusia telah tiba di kota kuno Palmyra (Tadmur) untuk menyapu ranjau yang ditebar ISIS.

Sementara itu, kubu opisisi Suriah menyatakan SAA telah mengerahkan perlengkapan militer ke provinsi Daraa untuk memulai operasi militer. Tidak jelas wilayah mana yang akan ditarget oleh SAA, namun beberapa aktivis medsos memperkirakan target operasi itu ialah kawasan Gharaz atau komplek permukiman Naimiyah di timur ibu kota provinsi Dara, namun ada pula yang menduga targetnya adalah kawasan al-Balad dan Mansiyah, atau menjangkau kawasan perbatasan Suriah-Yordania.

Sejak sekitar satu pekan lalu para teroris melancarkan serangan masif ke Daraa, namun dapat dibendung oleh SAA. Mereka bermaksud menguasai kawasan strategis al-Mansiyah.

Para teroris bercokol di kawasan Daraa,Al-Balad serta beberapa desa di sekitar kota Daraa. Persenjataan mereka dipasok dari wilayah perbatasan Yordania yang berjarak 13 km dari kota Daraa. (mm/sputnik/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL