ban ki-moon pbbWashington, LiputanIslam.com – Memasuki empat minggu serangan udara Saudi dan sekutunya ke Yaman, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon untuk pertama kalinya menyerukan supaya segenap pihak yang terlibat dalam perang di Yaman segera menerapkan gencatan senjata demi melancarkan perundingan damai dan menyalurkan bantuan ke Yaman.

Seruan ini dia sampaikan dalam pidaton di National Press Club, Washington, yang disiarkan langsung oleh radio C-SPAN Kamis (16/4).

“Saya menyerukan gencatan senjata secepatnya di Yaman oleh semua pihak. Saudi telah meyakinkan saya, mereka mengerti keharusan adanya proses politik,” katanya sebagaimana diberitakan Reuters.

Dia menambahkan, ”Saudi telah meyakinkan saya bahwa mereka memahami perlunya proses politik. Saya mendesak semua pihak di Yaman supaya berpartisipasi dengan niat baik,” lanjutnya.

Lebih jauh dia mengaku telah menunjuk diplomat Mauritania Ismail Ould Cheikh Ahmed untuk menggantikan Jamal Benomar yang mundur dari jabatannya sebagai utusan khusus PBB untuk Yaman setelah proses perdamaian di negara ini membentur jalan buntu.

”Proses diplomatik PBB yang didukung tetap jadi cara terbaik daripada perang yang berkelanjutan dengan dampak yang mengerikan bagi stabilitas regional,” lanjut Ban.

Seperti diketahui, dari Yaman setiap hari tersiar laporan mengenai warga sipil yang terbunuh akibat serangan udara Saudi dan sekutunya yang dimulai sejak 26 Maret lalu dengan sandi “Badai Mematikan”. Pihak militer Yaman Senin lalu (13/4) mengumumkan serangan itu telah menewaskan 2,571 orang, melukai 3,897 orang, dan menghancurkan infrastruktur vital milik negara. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL