pelabuhan aden yamanAden, LiputanIslam.com –  Untuk pertama kalinya sejak Yaman dilanda perang dalam sekitar enam bulan terakhir ini, sebuah kapal komersil masuk ke Yaman dan bersandar di pelabuhan Aden di bagian selatan negara ini.

Dilaporkan bahwa kapal Venus yang dioperasikan oleh United Arab Shipping Co, Uni Emirat Arab (UEA), telah mengangkut barang sebanyak 350 kontainer yang dipesan oleh para pengusaha di Aden.

“Ini merupakan pertanda pulihnya kehidupan di pelabuhan Aden, dan ini menguntungkan kota ini dan provinsi-provinsi di selatan,” ungkap wakil direktur pelabuhan Aden, Aref al-Shaabi kepada AFP, Jumat (21/8).

Dia memperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan ada lagi kapal yang merapat ke pelabuhan Aden, kota yang dinyatakan sebagai ibu kota sementara Yaman oleh presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi yang akhirnya kabur ke Riyadh, Arab Saudi, menyusul masuknya milisi Ansarullah (Houthi) ke Aden.

Menurut AFP, sejak pasukan loyalis Mansur Hari berhasil merebut kembali kota Aden dari tangan pasukan Ansarullah, beberapa pesawat pengangkut “bantuan kemanusiaan” telah mendarat di bandara internasional Aden yang sempat beberapa lama menjadi ajang pertempuran sengit.

Para pejabat Yaman dan AS sebelumnya sudah beberapa kali mengatakan bahwa UEA dan Arab Saudi telah mengirim satu brigade pasukan militer ke Yaman untuk membantu pasukan pro-Hadi memerangi “pemberontak Houthi”.

New York Times (NYT) 5 Agustus lalu mengutip keterangan para pejabat itu bahwa pasukan UEA telah mendarat di Adenmembawa peralatan tempur, termasuk tank dan kendaraan lapis baja.

NYT juga menyebutkan bahwa sebagian milisi Yaman yang berperang melawan milisi Houthi telah dilatih di negara-negara Arab Teluk Persia, terutama UEA, serta mendapat kendaraan lapis baja dan sarana militer lainnya dari mereka.

Apache Saudi Jatuh di Perbatasan

Sementara itu, Arab Saudi mengakui satu unit helikopter Apache miliknya terjatuh hingga dua awaknya tewas di kawasan Jazan yang berbatasan dengan Yaman. Kantor berita Arab Saudi, SPA, menyatakan penyelidikan masih dilakukan mengenai sebab terjadinya insiden ini.

Di pihak lain, milisi Ansarullah sebelumnya menyatakan pasukan Yaman telah menembak jatuh Apache milik Saudi di wilayah perbatasan.
“Angkatan bersenjata Yaman telah menembak dan menghancurkan Apache Saudi dengan roket darat ke udara,” kata tokoh Ansarullah Ali al-Qahum kepada kantor berita Jerman, DPA.

Kementerian Pertahanan Saudi belum berkomentar mengenai klaim Ansarullah tersebut.

Hal yang sama juga dilaporkan oleh TV al-Masirah milik Ansarullah dan TV al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon.

Dilaporkan pula bahwa tentara dan pasukan rakyat Yaman telah menggempur posisi pasukan penjaga perbatasan Saudi di  berbagai wilayah perbatasan dengan beberapa roket dan mortir, mengakibatkan tiga mobil militer Saudi hancur di kawasan militer al-Amud, Jazan.
Selain itu, pasukan Yaman itu juga telah menghancurkan enam mobil lapis baja milik UEA di kawasan Makiras di jalur Abyan – al-Baida.

TV al-Mayadeen juga melaporkan pernyataan sumber-sumber militer Yaman bahwa lima tentara Saudi tewas dan delapan kendaraan militernya hancur di beberapa pangkalan militer di wilayah perbatasan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL