Baghdad, LiputanIslam.com – Gembong kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/IS/ISIL/DAESH), Abu Bakar al-Baghdadi, kembali muncul pertama kalinya sejak tahun 2014 dalam sebuah rekaman video yang disebar oleh kawanan ekstremis ini melalui aplikasi Telegram, Senin (29/4/2019).

Dalam video propaganda yang diberi judul “Fi Dhiyafati Amiril Mu’minin” (Ramah Tamah Dengan Amirul Mukminin) itu al-Baghdadi tampak bugar dengan cambang lebat dan panjang yang separuhnya diberi pewarna merah dan dengan kepala bertutup kain hitam.

Dia duduk di atas permadani bersama beberapa orang lain yang bagian wajah mereka diburamkan. Tak jelas kapan rekaman itu diambil, namun di bagian awal video dia mengatakan bahwa “perang Baghouz sudah berakhir”, yang mengacu pada terusirnya ISIS dari kantung terakhir mereka di Suriah timur sejak hampir sebulan lalu.

Al-Baghdadi juga terlihat mengancam bahwa ISIS akan membalas kematian dan pemenjaraan para ektremisnya.

“Para kombatan Negara Islam melancarkan 92 operasi di delapan negara sebagai pembalasan atas saudara-saudara mereka di Syam (Suriah),” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa perang di Baghouz, Suriah timur, sudah berakhir, dan bahwa “perang Negara Islam sekarang adalah perang atrisi (dengan menguras energi dan kekuatan lawan) dan gangguan terhadap musuh.”

Dalam video berdurasi 18 menit itu juga terlihat seorang pria yang duduk bersama al-Baghdadi di atas permadani, sebagaimana juga tampak beberapa pria lain yang diduga sebagai para asistennya.

Di bagian awal video terdapat catatan bahwa rekaman diambil pada bulan April ini, namun belum ada konfirmasi pihak independen soal ini.

Di bagian akhir video, satu pria yang berada di dekat al-Baghdadi itu menunjukkan kepadanya berkas-berkas yang menyebutkan 12 nama negara dan kawasan di mana ISIS bercokol, yaitu; Irak, Suriah, Turki, Khorasan, Afrika Barat, Sinai, Libya, Somalia, Yaman, Afrika Tengah, Kaukasus, dan Tunisia.

Video al-Baghdadi ini merupakan yang kedua setelah video yang disebar ISIS pada tahun 2014 ketika kawanan teroris berfaham Salafi/Wahhabi ini baru berhasil menguasai banyak kawasan di Irak dan Suriah.  Dalam video pertama dia terlihat berpidato di atas mimbar Masjid al-Nouri di kota Mosul, Irak utara.

Di luar rekaman audio visual, ISIS juga telah beberapa kali memublikasi reakaman audio yang diklaim sebagai suara al-Baghdadi ketika beredar kabar simpang siur mengenai keterbunuhan dan keterlukaan pria asal Irak itu. (mm/raialyoum/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*