Riyadh, LiputanIslam.com –  Untuk pertama kalinya, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Fashion Week pada bulan Maret mendatang. Demikian diumumkan oleh Dewan Fashion Arab, Senin (21/2/2018).

Gulf News mengaitkan kabar ini dengan upaya Putra Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman mereformasi ketergantungan Saudi kepada minyak, termasuk dengan memperluas sektor swasta dan memberdayakan perempuan.

Dewan Fashion Arab yang berbasis di Dubai menjelaskan bahwa Arab Fashion Week akan diselenggarakan di di Apex Centre, Riyadh, ibu kota Saudi pada 26 – 31 Maret, sementara edisi kedua dijadwalkan pada bulan Oktober.

Dewan Fashion Arab pada Desember 2017 mengumumkan pembukaan kantor regional di Riyadh dan menyebut Putri Saudi Noura binti Faisal Al-Saud sebagai presiden kehormatannya.

“Arab Fashion Week pertama di Riyadh akan lebih dari sekedar acara kelas dunia, ini merupakan katalisator yang kami percaya bahwa sektor mode akan memimpin sektor ekonomi lainnya seperti pariwisata, perhotelan, travel, dan perdagangan,” kata Putri Noura dalam sebuah pernyataan di situs dewan tersebut.

Terdaftar sebagai pekan mode internasional bersama Paris dan Milan, Festival Fashion Arab dua kali setahun menawarkan secara eksklusif koleksi dan pra-koleksi busana.

Awal bulan ini, seorang ulama senior Saudi Syeikh Abdullah Al-Mutlak mengatakan bahwa wanita Saudi tidak seharusnya “dipaksa mengenakan abaya”. Syeikh Abdullah Al-Mutlak adalah anggota Dewan Ulama Senior yang merupakan badan keagamaan tertinggi kerajaan Saudi.

Pemerintah belum menjelaskan  apakah akan mengubah undang-undang terkait dengan “pemaksaan” ini, namun Bin Salman dalam beberapa bulan terakhir telah memperkenalkan serangkaian kebijakan reformasi berkenaan dengan kaum wanita.

Januari lalu otoritas Saudi untuk pertama kalinya memperkenankan wanita Saudi memasuki stadion sepak bola untuk menonton pertandingan. Negara kerajaan ini juga membuka beberapa sektor kerja bagi wanita.

Jauh hari sebelumnya, otoritas Saudi juga mengumumkan pencabutan larangan mengemudi bagi perempuan yang sudah sekian lama berlaku. (mm/gulfnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*