rusia Tu-22 M3Moskow, LiputanIslam.com –  Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan bahwa untuk hari kedua berturut-turut, Rabu kemarin (17/8/2016), pasukan udara Negeri Beruang Merah itu menggempur posisi para teroris di Suriah dengan menggunakan pangkalan udara Hamadan, Iran.

Dalam statemennya, Kemhan Rusia menyatakan pesawat-pesawat pembom Su-24 milik negara ini telah diterbangkan dari bandara Hamadan, Iran, untuk menyerang beberapa posisi kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kawasan Deir ez-Zor, Suriah.

“Pesawat-pesawat itu membawa bom-bom berdaya ledak tinggi,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Rai al-Youm.

Dijelaskan bahwa serangan berhasil menghancur posisi komando dan barak-barak pelatihan militer ISIS serta “menghabisi lebih 150 kombatan yang sebagian di antaranya adalah warga negara asing.”

Serangan udara pertama Rusia melalui wilayah Iran dilakukan sehari sebelum melalui bandara yang sama, sebagai satu langkah maju dalam kerjasama militer Rudia dengan Iran yang sama-sama mendukung pemerintah Suriah.

Dengan demikian, selama sekitar satu tahun keterlibatannya dalam perang di Suriah, baru sekarang Rusia menggunakan wilayah negara lain untuk melancarkan serangan udara di Suriah.

Menhan Rusia Sergey Lavrov mengatakan, “Dewasa ini belum adalah penjualan atau suplai atau pemindahan pesawat tempur ke Iran…. Pesawat-pesawat tempur ini ikut serta dalam operasi penumpasan teroris di Suriah berdasarkan permintaan pemerintah Suriah yang sah dan dengan persetujuan Iran.”

Sebelumnya, Rusia hanya menggunakan pangkalan udara Hmeimim milik Suriah. Menurut para pengamat, dengan adanya tambahan pangkalan baru di Iran tersebut Rusia telah melakukan satu langkah strategis baru karena pesawat pembom Rusia akan dapat membawa bom berat dengan jumlah yang lebih besar apabila durasi terbangnya lebih singkat.

Lavrov membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) bahwa penggunaan pangkalan Iran oleh Rusia itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2231, karena Rusia tidak menyuplai, menjual dan menyerahkan pesawat tempur kepada Iran.

Dilaporkan bahwa dalam serangan udara melalui wilayah Iran itu Rusia juga menggunakan pesawat bomber Tu-22M3. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL