Gaza, LiputanIslam.com –  Dewan umum perminyakan yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan Palestina menyatakan Mesir secara resmi telah mengizinkan pengiriman bahan bakar gas Mesir ke Jalur Gaza melalui pintu perbatasan darat Rafah, dan ini tercatat pertama kalinya Mesir memperkenankan masuknya gas ke Jalur Gaza.

“Telah diperkenankan secara resmi masuknya 250 ton gas ke Jalur Gaza,” ungkap ketua dewan tersebut, Khalil Shaqfeh kepada kantor berita Turki, Anadolu, Ahad (5/8/2018).

Dia menerangkan bahwa izin itu keluar untuk masa ujicoba yang akan berakhir setelah semua tindakan yang diperlukan terlaksana untuk memasukkan gas Mesir ke Jalur Gaza setiap hari.

Menurutnya, harga gas Mesir per kilogram tidak berbeda dengan harga gas Israel sebesar 5 Shekel atau US$ 1.35.

Izin tersebut keluar setelah Israel pada Kamis lalu melarang masuknya bahan bakar, termasuk gas, ke Gaza melalui pintu lintasan perdagangan Karam Abu Salim setelah dua minggu ditutup kecuali untuk masuknya bahan makanan dan kesehatan.

Israel menyatakan bahwa penutupan itu dilakukan karena serangan bom layang-layang oleh warga Palestina di Jalur Gaza terhadap Israel masih berlanjut. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*