heider abadi irak 2Baghdad, LiputanIslam.com – Perdana Menteri (PM) Irak Haider Abadi mengabarkan soal persiapan operasi pembebasan Mosul, ibu provinsi Ninawa, di bagian utara Irak dari tangan kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Sebagaimana dilaporkan al-Sumaria News, dalam wawancara dengan BBC Abadi Senin (15/2/2015) mengatakan, “Kami menerima banyak permohonan untuk ikut serta dalam operasi pembebasan berbagai kawasan provinsi ini, dan pendaftaran ribuan relawan untuk berpartisipasi dalam operasi ini sudah dimulai.”

Dia menambahkan bahwa mayoritas penduduk Mosul mendukung pemerintah Irak dan menentang kawanan teroris ISIS.

Mengenai persiapan operasi pembebasan Mosul dia mengatakan, “Kami melihat sudah dilakukan banyak persiapan dan sejak dua bulan lalu kami sudah menentukan komando operasi pembebasan Mosul… Kami tidak menghendaki warga sipil dan penduduk provinsi ini terbunuh dalam pertempuran sengit. Kami ingin mengatur rencana dengan benar untuk menekan jumlah korban hingga titik terendah dalam operasi ini.”

Mengenai kerjasama dengan pemerintahan semi-otonomi Kurdistan dia menjelaskan, “Pemerintah pusat dan wilayah Kurdistan akan kompak agar operasi pembebasan Mosul dapat dilancarkan secara kolektif dan berada di level yang sangat baik dalam kordinasi dan kerjasama.”

PM Irak mengaku akan menyambut baik apabila ada negara Arab yang hendak berpartisipasi dalam operasi ini, misalnya Yordania yang memandang ISIS sebagai ancaman bagi keamanan nasionalnya.

Pada tanggal 6 Februari lalu Abadi mengatakan bahwa operasi militer khusus untuk pembebasan Mosul dari kontrol ISIS sudah mulai dirancang sejak tiga bulan sebelumnya.

“Irak tidak ingin memasuki perang yang hasilnya tak dapat diprediksi,” ujarnya optimis.

Seperti diketahui, ISIS yang dibesarkan oleh dukungan Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya, termasuk beberapa negara Arab Timteng, berhasil menguasai Mosul sejak Juni 2014. Belakangan api kejahatan ISIS menjilat beberapa negara pendukungnya sendiri sehingga mereka ikut memerangi ISIS, walaupun hanya sebatas mengendalikan, bukan untuk menumpas, sebagaimana berulangkali diungkapkan oleh banyak tokoh masyarakat dan elit politik Irak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL