Teheran, LiputanIslam.com –  Rakyat dan pemerintah Iran merayakan puncak peringatan HUT-39 revolusi Islam 1979 yang ditandai dengan aksi pawai akbar di seluruh penjuru Iran dan pameran rudal balistik terbaru buatannya yang bernama “Qadr-F” dan berjarak tempur 2000 kilometer, Minggu (11/2/2018).

Turunnya jutaan rakyat Iran ke jalan-jalan dalam pawai tersebut menjadi pemandangan yang menarik terutama karena negeri mullah ini beberapa waktu lalu sempat dilanda demo protes yang relatif besar meskipun kemudian disusul dengan demo-demo tandingan dengan jumlah massa yang jauh lebih besar.

Sedangkan rudal balistik berukuran besar tersebut dipajang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan menjadi pemandangan yang mencolok di sejumlah bundaran Teheran, ibu kota Iran. Dilaporkan bahwa rudal berbahan bakar cair itu memiliki panjang 15.86 meter dan diameter 125 centimeter dengan berat 17.460 kilogram dan hulu ledak seberat 650 kilogram.

Dalam kata sambutan pada peringatan ini Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan “tahun persatuan” pasca maraknya unjuk rasa protes yang menjatuhkan sejumlah korban jiwa. Dia juga mengimbau kepada kelompok konservatif supaya tidak menghalangi keterlibatan para reformis dalam pemilu di masa mendatang.

“Saya meminta supaya tahun ke-40 revolusi Islam pada tahun depan menjadi tahun persatuan. Saya mengimbau kepada para korservatif, reformis, moderat, dan semua partai dan masyarakat berdiri bersama,” serunya.

Dia kemudian memuji peranan besar Iran dalam penumpasan kelompok teroris takfiri ISIS di Irak dan Suriah.

Dia juga berharap Presiden Amerika Serikat (AS) tak dapat membatalkan perjanjian nuklir Iran tahun 2015 “meskipun dia membenci Iran.”

Dalam pawai yang terpusat di Bundaran Azadi, Teheran, terlihat massa membawa poster Presiden AS Donald Trump terhantam kepalan tinju disertai tulisan: “Atraksi gila inipun tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa respon.” Selain itu juga terlihat bendera-bendera berwarna kuning milik pasukan relawan Basij bertuliskan slogan; “Kami siap menyongsong perang besar.” Slogan ini seakan mengacu pada ancaman Israel belakangan ini terhadap Iran, terutama setelah jet tempur F-16 milik negara Zionis tertembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Suriah Sabtu lalu. (mm/alalam/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*