Gaza, LiputanIslam.com –  Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh dalam orasinya pada unjuk rasa akbar peringatan Hari Bumi Palestina, Jumat (30/3/2018), menegaskan bahwa bangsa Palestina pantang mundur dalam memperjuangkan haknya atas kota Al-Quds (Yerussalem) dan haknya untuk kembali ke kampung halaman mereka di manapun di bumi Palestina.

“Wahai sesama bangsa Arab dan Muslim, inilah bangsa Palestina kembali mengendalikan inisiatif dan mencetak peristiwa. Inilah bangsa besar Palestina yang tak kenal jenuh dan lelah menjalani perjuangan panjang dan resistensi yang berkelanjutan demi Palestina dengan seluruh bagiannya, demi al-Quds (Yerussalem), dan demi hak pulang ke kampung halaman,”  tegasnya di depan lautan massa Palestina.

Dia melanjutkan bahwa bangsa Palestia dari generasi ke generasi akan tetap mengingat dan tidak mungkin melupakan kampung halaman mereka yang telah dirampas dan diduduki oleh kaum Zionis.

“Inilah bangsa Palestina hari ini – di tengah serangan bertubi terhadap urusan kami, terutama al-Quds dan hak pulang – telah keluar semua, yang lansia maupun yang kanak-kanak, yang cucu maupun yang kakek, yang sudan beruban maupun pemuda, demi menegaskan kepada pihak-pihak yang mengatakan, ‘Orang-orang tua akan mati, dan yang masih kecil akan lupa,’” pekiknya.

Dia menambahkan, “Lihatlah ini para lansia, anak-anak kecil, kakek-kakek, dan anak-anak cucu masih serempak mengumandangkan tuntutan untuk kembali ke kampung halaman.  Lihatlah para lansia dan anak-anak cucu, laki maupun perempuan, sama-sama mengumandangkan tuntutan untuk pulang. Kembali ke Palestina bagi setiap orang Palestina adalah tuntutan yang tak kenal kata mundur, ataupun pengakuan atas entitas Zionis di sejengkalpun tanah Palestina yang diberkahi ini.”

Dia juga menegaskan bahwa unjuk rasa akbar ini dilakukan demi menunjukkan penolakan mentah-mentah bangsa Palestina terhadap prakarsa Amerika Serikat yang dinamai Deal of The Century untuk perdamaian Palestina-Israel.

“Hari ini kita kembali menorehkan sejarah bangsa dan perkara kita, dan bahwa kita hari ini keluar untuk menegaskan kepada Trump beserta prakarsa damainya  yang sia-sia dan kepada siapapun yang mendukung prakarsa konspiratif ini; Tak ada kata mundur dari al-Quds, tak ada pengganti Palestina, dan tak ada solusi kecuali dengan kepulangan,” tegasnya.  (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*