karbala irakKarbala, LiputanIslam.com – Sebanyak 6.5 juta peziarah Selasa (4/11) telah membanjiri provinsi Karbala untuk mengikuti peringatan hari Asyura yang merupakan peringatan tragedi kesyahidan cucu Rasulullah saw, Husain bin Ali bin Abi Thalib ra pada tahun 61 H.

Demikian dikatakan Jenderal Uthman al-Ghanimi, panglima Komando Operasi Pusat al-Furat, Irak, sebagaimana dilaporkan al-Sumaria, sembari menyebutkan bahwa lebih dari separuh jumlah itu, yaitu 3.5 juta, membanjiri kota Karbala.

Sementara itu, Perdana Menteri Irak Haeder Abadi mengapresiasi aparat keamanan atas keberhasilan mereka mengamankan penyelenggaraan peringatan akbar tersebut di tengah gejolak situasi keamanan yang melanda berbagai wilayah negara ini akibat ulah kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Para pejabat kota Karbala mengatakan bahwa sebanyak 500,000 peziarah berasal dari 35 negara.

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu terganggu oleh serangan bom bunuh diri para teroris hingga menjatuhkan banyak korban, penyelanggaraan puncak peringatan Hari Asyura yang berlangsung Selasa 10 Muharram 1436/4 November 2014 berlangsung aman.

Memulihnya keamanan di provinsi dan kota Karbala, tempat Husain bin Ali ra dimakamkan, kali ini selain karena ketatnya sistem pengamanan juga berkat terbebaskannya kawasan Jurf al-Nasr (sebelum pembebasan bernama Jurf al-Sakhar) dari kawanan teroris ISIS. Kata gubernur provinsi Karbala, pembebasan kawasan itu dari keberadaan para teroris takfiri berpengaruh langsung pada keamanan wilayah Karbala. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL