raqqah suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ra’ad Zeid Hussein menyatakan bahwa sejak pecah perang Suriah pada Maret 2011 hingga sekarang lebih dari 200,000 orang terbunuh.

Mengutip laporan kantor berita spanyol, EFE, IRNA Jumat (17/10) menyebutkan bahwa Komisaris Tinggi HAM PBB yang baru memulai kerjanya menyatakan akan segera memublikasikan data baru korban tewas dalam perang di Suriah. Namun dia memperkirakan bahwa jumlahnya mencapai lebih dari 200,000 orang.

Dia juga menyebutkan ada upaya delegasi PBB di Irak untuk mendata korban pertempuran di negara ini.

Mengenai organisasi radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Hussein menyebutnya sebagai gerakan genosida yang menggunakan internet dan jejaring sosial untuk melakukan pencucian otak dan memobilisasi banyak orang dari berbagai penjuru dunia.

Dia menambahkan bahwa ISIS telah melakukan pelanggaran HAM dalam bentuk yang terburuk di Irak dan Suriah.

“Kelompok teroris ini mengutamakan pembunuhan, penyiksaan dan pemerkosaan serta mengartikan keadilan dengan pembunuhan,” ungkapnya.

Di bagian akhir, dia meminta Dewan Keamanan PBB supaya melimpahkan berkas perkara Suriah dan Irak kepada Mahkamah Internasional agar kekerasan yang sedang terjadi di kawasan dapat diselidiki. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL