Hundreds of Syria militants defects back for amnestyDamaskus, LiputanIslam.com — Lebih dari 50 gerilyawan anti pemerintah Suriah tewas akibat baku tembak antarmereka sendiri untuk memperebutkan sebuah kota di wilayah propinsi Hasakah yang berbatasan dengan Irak Sabtu (29/03). Demikian dinyatakan oleh Pengawas HAM Suriah yang berbasis di London seraya menyebutkan bahwa kontak senjata berlangsung sengit antara kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIL) dengan Front al-Nusra.

Dikabarkan pula bahwa satu di antara korban tewas adalah komandan ISIL bernama Omar Farough al-Turki. Tewasnya al-Turki di tangan Front al-Nusra diakui oleh pihak ISIL sendiri.

ISIL dan Front al-Nusra adalah dua kelompok ekstrimis dominan di Suriah yang berlomba menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Front al-Nusra mengaku kehilangan 13 anggotanya dalam upaya menguasai penuh kota Markadah. Kota ini sendiri dianggap sangat strategis karena merupakan jalur logistik ISIL dari Irak serta menghubungkan propinsi Hasakah dengan propinsi Deir al-Rouz. Selain itu, Hasakah dan Deir al-Rouz juga merupakan kawasan kaya minyak di Suriah.

Pemberontak Suriah dan Fontr al-Nusra semula bersatu dengan ISIL untuk menggempur pemerintahan Bashar al-Assad, namun akhirnya bermusuhan karena ISIL dianggap ambisius, gila kekuasaan dan telah melakukan berbagai aksi penyalahgunaan. Keduanya terlibat pertempuran satu sama selain di wilayah barat, utara dan timur Suriah sejak Januari lalu.

ISIL sudah mundur dari sebagian besar kawasan barat dan utara Suriah, namun tetap bertahan mati-matian di beberapa wilayah yang masih dikuasainya di kawasan timur Suriah yang berbatasan dengan Irak. Februari lalu, sumber-sumber oposisi Suriah menyatakan bahwa  pertempuran antarmilitan di Suriah telah menjatuhkan sekitar 3,300 korban jiwa, sedangkan selama bulan Januari saja korban tewas mencapai lebih dari 1,000 orang.

Puluhan Tewas Dihajar Tentara Suriah

Sementara itu dalam pertempuran di Jabal al-Kabir, propinsi Latakia, 35 milisi bersenjata tewas dihajar tentara Suriah, (29/03). Sedangkan di Aleppo, tentara Suriah berhasil menghalau serangan gerilawan ke kawasan Hamidiyah dan Syed Ali setelah terlibat pertempuran yang menjatuhkan puluhan korban tewas.

Di propinsi Homs tentara Suriah menggempur beberapa markas dan perlengkapan perang milisi pemberontak di kawasan Dar al-Kabirah, Talbisah dan al-Rastan. Dilaporkan pula pasukan Suriah Sabtu lalu juga berhasil menguasai kawasan Ras al-Maarah dan Falitah di barat Yabroud setelah terlibat pertempuran yang menjatuhkan puluhan korban tewas di pihak milisi. Akibat pertempuran ini, sebagian gerilyawan terpaksa kabur ke arah Rankos dan Asal al-Ward.

Serahkan Diri, 500 Pemberontak Dibebaskan 

Pemerintah Suriah Sabtu lalu mengambil keputusan yang mengejutkan, yaitu membebaskan sebanyak 500 gerilyawan yang sebelumnya telah menyerahkan diri kepada tentara Suriah di Propinsi Daraa.

Kantor berita Suriah, SANA, menyebutkan bahwa pembebasan itu diambil sebagai bentuk iktikad baik dan upaya pemerintah Damaskus menggalang rekonsiliasi. Upaya pembebasan mereka digelar di komplek Sanamin. Mufti Besar Suriah Syekh Ahmad Badruddin Hassoun hadir dalam upacara dan memberikan pengarahan serta meminta kepada ratusan tawanan yang dibebaskan itu supaya mendukung upaya pemerintah memberantas terorisme.

Dalam beberapa bulan terakhir, tentara Suriah sudah berulangkali mengeluarkan statemen yang menyerukan kepada semua kelompok milisi oposisi supaya meletakkan senjata dan mereka akan mendapat amnesti sepenuhnya dari pemerintah Damaskus.

Suriah dilanda perang sejak Maret 2011. Damaskus menyatakan Barat dan para sekutunya di Timur Tengah telah mengobarkan perang di Suriah karena menyuplai dana dan senjata kepada kaum militan.

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 100,000 orang tewas akibat perang Suriah, sedangkan 7.8 juta lainnya terpaksa mengungsi untuk menghindari kekerasan. Beberapa laporan lain menyebutkan bahwa korban tewas bahkan mencapai lebih dari 140,000 orang. (mm/irna/farsnews/afp/alalam/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL