Mosul, LiputanIslam.com –  Beberapa sumber kepolisian Irak, Kamis (16/3/2017), menyatakan bahwa pertempuran melawan kawanan teroris ISIS di Mosul barat telah memasuki “babak tersengit dan pelik”.

Perwira polisi Irak Mayor Abdul Salam al-Dakuk mengatakan, “Pasukan kepolisian federal dan pasukan reaksi cepat bergerak maju ke arah distrik Bab al-Thub, Mosul tengah, setelah tengah hari Kamis, terlibat kontak senjata melawan ISIS, dan berhasil membunuh tujuh orang di antara mereka, dua di antaranya sniper, serta menghancurkan satu bom mobil yang dikemudikan oleh pelaku serangan bunuh diri.”

Dia menambahkan, “Pertempuan terus berlanjut dan memuncak setelah ISIS berusaha memanfaatkan kondisi cuaca buruk dan berhentinya serangan udara pasukan koalisi untuk menangkal tambahan bom-bom mobil dan motor-motor yang dikendarai para penyerang bunuh diri.”

Dia juga mengatakan, “Pertempuran melawan ISIS menjadi sangat pelik dan sulit akibat keberadaan kawanan bersenjata di berbagai kawasan yang padat penduduk.”

Dia memperkirakan bahwa pertempuran akan terus memuncak dalam beberapa jam atau beberapa hari ke depan.

Senada dengan ini, Brigjen Murtazha al-Musawi dari Pasukan Kontra-Terorisme yang bernaung di bawah Kemhan mengatakan bahwa pasukan ini terlibat perang jalanan yang sengit melawan ISIS di distrik Nablus di arah selatan.

“Ketegangan pertempuran di distrik Nablus terus meningkat,” tuturnya.

Dia juga mengatakan bahwa dalam pertempuran ini satu perwira Irak berpangkat letnan gugur, delapan lainnya luka-luka, dan satu kendaraan pengangkut personil hancur, sedangkan di pihak ISIS sebanyak 11 teroris tewas, dan beberapa peralatan tempur mereka hancur dan sebagian lain tersita.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL