Aden, LiputanIslam.com –  Pertempuran antara pasukan pendukung presiden tersingkir Yaman, Abed Rabbuh Mansour Hadi, yang pro-Arab Saudi dan pasukan Dewan Transisi Selatan yang (Southern Transitional Council /STC) pro-Uni Emirat Arab (UEA) di Aden berlanjut dan memasuki hari kedua Senin (29/1/2018).

Dilaporkan bahwa pasukan pendukung Hadi kali ini mengerahkan tank dan artileri berat dalam kontak senjata yang menewaskan sembilan orang pada hari kedua antara mereka dan STC  yang mereka tuding berupaya melakukan aksi kudeta.

Sumber militer menyebutkan bahwa lima anggota pasukan STC tewas diterjang peluru sniper, sementara empat orang anggota pasukan Mansour Hadi juga menemui ajalnya dalam kontak senjata yang bahkan melibatkan tank dan artileri berat.

Kontak senjata sengit antara keduanya memasuki hari kedua pada Senin kemarin. Kedua pihak di kota Aden, Yaman selatan, menyebar pasukan masing-masing di sebagian besar jalan yang praktis kosong dari mobil umum dan pengguna jalan, sementara pusat-pusat perdagangan dan pendidikan tutup di sebagian besar wilayah kota yang sejak perang Yaman dinyatakan sebagai ibu kota sementara pemerintahan Mansour Hadi. Dilaporkan pula bahwa STC telah menawan sekira 200 pasukan Hadi.

Kontak senjata antara kedua pihak tiba-tiba berkecamuk sejak Minggu pagi (28/1/2018) setelah pasukan Hadi menghalangi para demonstran bergerak ke pusat kota Aden untuk menggelar aksi konsentrasi.

Sementara itu, lima orang warga Yaman dalam satu keluarga terbunuh oleh serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap sebuah rumah di kawasan Bani Muin, distrik Razah, provinsi Sa’dah. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*