perang kobaneKobane, LiputanIslam.com – Para petempur Kurdi di kota Ain al-Arab (Kurdi: Kobane), Suriah, berhasil merebut kembali kawasan strategis Tel Shair di barat kota ini dari tangan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) setelah terjadi pertempuran sengit.

Mengutip keterangan sumber-sumber setempat, kantor berita Suriah, SANA, Jumat (24/10) melaporkan bahwa para petempur Kurdi Kobane berhasil merebut kawasan itu setelah terlibat pertempuran yang menewaskan beberapa anggota ISIS. Pasukan Kurdi terus bergerak maju, sementara kawanan teroris ISIS mundur sehingga kawasan itu kembali jatuh sepenuhnya ke dalam kontrol pasukan Kurdi Kobane.

Penduduk Kobane juga dilaporkan berhasil membendung serangan ISIS di beberapa front pertempuran yang menewaskan sedikitnya 18 petempur ISIS pada Kamis kemarin (23/10). Selain itu, tiga petempur ISIS lainnya juga tewas terkena serangan pasukan koalisi internasional di sekitar Kobane.

Menurut AFP, pejabat Amerika Serikat (AS) Kamis kemarin menyatakan bahwa upaya ISIS menguasai Kobane terbendung dan ada kemungkinan para pejuang Kurdi akan dapat memukul mundur dari kota ini hingga jarak yang tak dapat dipastikan.

“Front-front terdepan antara ISIS dan pasukan Kurdi sudah satu minggu tidak mengalami perubahan. Saya kira pasukan Kurdi akan dapat menunjukkan kesolidannya,” ujar pejabat yang meminta tidak disebutkan namanya itu.

Dalam peristiwa lain, SANA melaporkan bahwa tentara Suriah berhasil merebut kota kecil Morak di Rif Hamah bagian utara setelah terjadi pertempuran yang menewaskan sejumlah besar kawanan bersenjata dan menghancurkan banyak peralatan perang mereka. Tentara Suriah berusaha mengejar kawanan bersenjata yang kabur dari lokasi.

Di Rif Hasakah tentara Suriah berhasil menguasai distrik Makhrum yang merupakan salah satu pangkalan ISIS di kawasan sekitar. Tidak disebutkan apakah ada anggota ISIS yang tewas dalam pertempuran di distrik tersebut.

Di Rif Damaskus, operasi militer tentara Suriah di kawasan Ghouta timur dan beberapa kawasan lain telah menewaskan beberapa teroris yang sebagian besar warga negara asing dari Tajikistan, Arab Saudi, Jordania dan Kuwait serta menghancurkan banyak perlengkapan perang mereka.

Di distrik Ein Tarma, tentara Suriah menghancurkan sarang teroris di sekitar masjid jami’ Ahlus Safa dan membunuh sejumlah besar teroris asing, antara lain pria asal Tajikistan bernama Sulaiman Makovish alias Abu Talhah. Disusul kemudian dengan penguasaan tentara Suriah atas beberapa bangunan yang sebelumnya menjadi tempat pertahanan teroris di Jobar. Beberapa teroris yang ada di bangunan itu bergelimpangan tanpa nyawa, dua di antaranya warga Arab Saudi bernama Fouad al-Matiri dan warga Jordania bernama Hossein al-Khalaf. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL