irak mosulMosul, LiputanIslam.com – Pertempuran sengit antara polisi Irak dan kaum ekstrimis bersenjata dari kelompok Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang bermula sejak Jumat lalu masih berlanjut hingga sekarang di kota Mosul, 405 km utara Baghdad, mengakibatkan puluhan orang tewas dan ribuan penduduk terpaksa mengungsi. Dilaporkan bahwa satu perempuan di Mosul berhasil merenggut empat nyawa ekstrimis.

Kepolisian Daerah Provinsi Nainawa Senin (9/8/2014) menyebutkan bahwa 37 anggota ISIS tewas dalam pertempuran di bagian barat kota Mosul pada Sabtu malam lalu. Selain itu, 13 mobil mereka juga hancur diserang polisi Irak.

Kepada al-Sumariya News, pejabat kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa kontak senjata antara kedua pihak masih berlanjut di beberapa kawasan barat Mosul.

Menurut dia, kontak senjata sengit terjadi sejak Jumat dini hari lalu mengakibatkan puluhan korban tewas dan luka dari kedua belah pihak serta menyebabkan ribuan penduduk setempat terpaksa mengungsi ke kawasan lain yang lebih aman.

TV al-Iraqia melaporkan bahwa satu perempuan warga kota Mosul berhasil menghabisi empat nyawa gerilyawan ISIS ketika mereka hendak menyerbu sebuah rumah. Tidak disebutkan dengan cara bagaimana perempuan itu berhasil membunuh mereka.

Di bagian lain dilaporkan bahwa dua di antara puluhan militan takfiri yang tewas dalam kontak senjata dengan pasukan Irak di kota Samarra adalah warga negara Arab Saudi Kamis lalu. Harian Sabq terbitan Arab Saudi Minggu (8/6/2014) menyebutkan keduanya adalah kakak beradik bernama Yahya dan Ebrahim.

Seperti pernah diberitakan, Kamis lalu militan ISIS bersenjata berat dalam jumlah besar menyerbu Samarra dan berusaha menghancurkan tempat-tempat suci Syiah, termasuk dengan mengerahkan buldozer, namun berhasil dicegah oleh tentara Irak melalui pertempuran sengit yang menewaskan 80 militan dan 50 tentara.

Seorang pria Saudi yang mengaku sebagai ayah dua kakak beradik tersebut mengatakan kepada harian Sabq bahwa dia telah menerima panggilan telefon yang mengabarkan bahwa dua puteranya telah tewas. Dia menjelaskan bahwa dua puteranya itu sempat berperang di Suriah sebelum masuk ke Irak. (mm/alalam/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL