isis di kilang baijiBaghdad, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Irak Haider Abadi dalam pidatonya yang disiarkan di televisi negara ini, Selasa kemarin (25/8), mengatakan bahwa kemenangan pasukan Irak dalam operasi yang sedang berjalan untuk menguasai penuh kota dan kilang minyak Baiji di utara Baghdad sangatlah penting dalam upaya mengalahkan kelompok teroris takfiri ISIS.

Associated Press melaporkan bahwa meskipun pasukan Irak pada Novemberlalu berhasil merebut kembali kota kecil Baiji yang berada di sisi kilang minyak terbesar negara ini dari tangan ISIS, namun menurut seorang petinggi militer Irak, pasukan Irak dalam beberapa pekan terakhir ini mendapat tekanan hebat dari ISIS sehingga kawanan teroris ini masuk lagi dan menguasai separuh kota dan kilang minyak tersebut.

Abadi saat meninjau lokasi tersebut mengatakan kepada para komandan militer dan relawan al-Hashd al-Shaabi bahwa kemenangan pasukan Irak di Baiji sangat penting untuk menyudahi eksistensi ISIS di Irak.

Pernyataan serupa juga dikemukakan Hadi al-Amiri, Sekjen organisasi Badar Ahad lalu (22/8).

“Kawasan ini terhubung dengan Huwaijah dan Mosul dan terhitung sebagai titik penghubung antara Huwaijah dan Anbar sehingga jika dapat diputus maka hubungan antarpasukan terosis ISIS di Huwaijah dan Anbar akan terputus,” ujarnya. \

Dia menambahkan, “Pasukan Irak sedang terlibat pertempuran berat dengan para anggota kelompok-kelompok teroris di Baiji karena musuh mengerahkan semua fasilitasnya untuk perang Baiji, sebab kota ini terhitung sebagai titik penting dan vital bagi ISIS… Jika perang Baiji berakhir dengan kemenangan pasukan pemerintah Irak maka kita dapat memutus hubungan antara ISIS di Mosul dan ISIS di Anbar.”

Menurut al-Amiri, para teroris datang dari sedikitnya 108 negara dunia untuk melancarkan serangan teror di Irak dan Suriah.

“Tujuan pasukan militer Irak dalam operasi pengepungan provinsi Anbar ialah memutus jalur penghubung antara provinsi ini dan Mosul,” katanya.

Sementara itu, Alghad Press melaporkan pernyatan seorang pejabat keamanan Irak bahwa ISIS kemarin mengeksekusi delapan pemuda Irak di wilayah Sharqat, provinsi Salahuddin. Para pemuda itu dituding bekerjasama dengan pasukan keamanan Irak.

Dua hari sebelumnya, sebagaimana dikatakan para pejabat Kurdi di Arbil kepada IRNA, ISIS juga mengeksekusi tiga pengacara dan seorang wartawan penduduk Mosul. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL