Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah Suriah  telah menyisir dan menyapu bersih kawanan teroris di desa Ein Khadra di kawasan Wadi Barada, Senin (17/1/2017).

Media Suriah menyebutkan bahwa keberhasilan ini dicapai setelah pasukan Suriah menghujani para teroris di kawasan itu dengan roket dan mortir, dan dengan demikian mereka berhasil menempuh satu langkah lagi menuju desa Ain al-Fijeh dan fasilitas suplai air bersih ke Damaskus, ibu kota Suriah, yang telah dirusak oleh kawanan teroris.

Jumat lalu pasukan Suriah membebaskan desa Basimeh di kawasan tersebut.  Di hari yang sama para pejabat  Suriah sepakat mengirim tim rekonstruksi sumber air Fijeh agar dapat dialirkan lagi ke Damaskus.

Berdasarkan kesepakatan ini pula, orang-orang bersenjata yang masih ingin bertahan di kawasan ini harus menyerahkan senjata, dan para teroris yang enggan menyerah kepada pasukan pemerintah akan dievakuasi ke provinsi Idlib, Suriah utara.

Pertempuran di kawasan bermula lagi pada Sabtu malam lalu menyusul serangan teror yang membunuh Mayjen purn.  Ahmad al-Ghadban, kepala koordinator perundingan pemerintah dengan kelompok-kelompok teroris. Al-Ghadban diteror ketika sedang keluar dari fasilitas sumber air al-Fijeh bersama tim rekonstruksi.

Kawanan teroris Jabhat al-Nusra di kawasan Wadi Barada menguasai dan memblokir sumber al-Fijeh yang memasok sebagian kebutuhan air penduduk Damaskus sejak 24 Desember 2016. Sampai sekarang suplai air dilakukan hanya dengan menggunakan truk-truk tanki. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL