menlu perancis laurent fabiusParis, LiputanIslam.com – Pemerintah Perancis menyatakan pihaknya berencana melibatkan Iran, negara-negara Arab dan kekuatan-kekuatan dunia lainnya untuk menumpas gerakan super-ekstrim Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Menurut hemat kami dan kami berharap hal ini memungkinankan… Kami menghendaki bukan hanya negara-negara regional, termasuk Arab dan Iran, melainkan juga lima anggota Dewan Keamanan (PBB) juga ikut terlibat dalam aksi ini,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Perancis, Laurent Fabius kepada para anggota parlemen Perancis di Paris, Rabu kemarin (20/8), sebagaimana dilansir situs France24.

Dia menambahkan bahwa Presiden Perancis François Hollande menginginkan penyelenggaraan konferensi internasional terkait masalah ini.

“Presiden mengingingkan adanya konferensi internasional. Bersama para mitra, kita perlu melihat bagaimana kita dapat menghadapi mereka (ISIS) dalam konteks intelijen dan penempatan pasukan militer,” ujarnya.

Sebuah sumber diplomatik mengatakan bahwa konferensi itu kemungkinan akan diselenggarakan di Paris pada September mendatang.
Sementara itu, pemerintah Iran mengaku selama ini telah memberikan bantuan saran kepada pemerintah Irak dalam perang melawan ISIS, demikian pula kepada pemerintah semi-otonomi Kurdistan Irak.

Deputi Menlu Iran Urusan Arab dan Afrika, Hossein Amir Abdollahian, Rabu kemarin mengatakan negaranya memang tidak mengirimkan bantuan senjata dan pasukan ke Irak, namun intensif memberikan masukan mengenai strategi penumpasan ISIS.

Dia juga menegaskan kesiagaan negaranya terhadap bahaya ISIS.

“Keamanan nasional Iran adalah ‘garis merah’ kami,” ungkapnya sembari menegaskan bahwa pasukan Iran tidak akan pernah memberikan peluang kepada para ekstrimis bersenjata untuk mencoba mendekati perbatasan Iran, sebagaimana dikutip PressTV.

“Angkatan bersenjata Iran akan beraksi di titik lokasi manapun jika diperlukan untuk melindungi kedaulatan negara ini,” imbuhnya.
Sabtu lalu (18/8), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marzieh Afkham menegaskan bahwa Teheran menyokong penuh “Persatuan, integritas dan kedaulatan” Irak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL