mesir makram mohamed ahmed

Makram Mohammed Ahmed

Kairo, LiputanIslam.com – Penulis ternama Mesir Makram Mohammed Ahmed menyebut ulama Qatar asal Mesir Yusuf Qaradhawi sebagai kombinasi antara pikun dan fitnah.

“Apa yang tersisa dari pikiran Qardawi selain kepikunan serta ketekunan dalam penyalah gunaan dan takwil teks keagamaan demi memenangkan kelompok takfiri?” tulisnya dalam artikel yang dimuat portal berita Mesir al-Ahram, Rabu (3/2).

Makram menilai Qardawi sebagai orang yang terang-terangan melakukan kejahatan terorisme untuk menganiaya bangsa Mesir, membunuhi polisi dan tentara Mesir, dan menebar fitnah antara Sunni dan Syiah di tengah suasana mengerikan yang melanda dunia Islam akibat konflik politik dan adu pengaruh.

yusuf qaradawi

Yusuf Qardawi

Makram menuliskan, “Qardawi menambah siraman minyak pada kobaran api fitnah ketika dia mengklaim bahwa belakangan ini dia menyadari kebatilan seruannya dulu untuk pendekatan antara Sunni dan Syiah dan ketika dia merasa bersalah lantaran dulu berprasangka baik mengenai kemungkinan pendekatan antara keduanya. Sekarang dia memandang Syiah semata-mata sebagai musuh yang harus diperangi, padahal pelajar syariat Islam yang paling dasar sekalipun mengetahui bahwa Syiah adalah orang Islam, bertauhid, menjunjung tinggi kedudukan Nabi saw dan sunnah, berkitab sucikan al-Quran al-Karim yang merupakan kitab suci seluruh umat Islam Sunni dan Syiah, dan bahwa konflik antara Iran dan Arab Saudi yang kita saksikan sekarang ini merupakan isu lama yang tak ada kaitannya dengan isu Sunni dan Syiah. “

Makram menyebut bahwa para ulama yang dulu menjadi guru Qardawi adalah orang-orang yang mempertemukan antara Sunni dan Syiah, memandang Syiah sebagai ijtihad pemikiran dalam tafsir al-Quran demi kemaslahatan umat tanpa melampau dan keluar dari ketetapan-ketetapan syariat Islam.

“Yang lebih berbahaya lagi dalam sikap Qardawi ialah menambah siraman minyak pada kobaran api fitnah agar lebih berkobar sementara dia mengetahui ada orang-orang bodoh dan dungu yang berpotensi menjadikan pernyataannya sebagai alasan untuk melakukan kejahatan yang sangat keji seperti serangan yang baru-baru ini terjadi terhadap masjid Syiah di kawasan timur Saudi hingga membunuh dan melukai puluhan orang,” imbuhnya.

Makram memastikan bahwa statemen-statemen Qardawi sama sekali tidak membantu Islam, Ahlussunnah dan seluruh umat Islam.
“Pernyataan-pernyataan itu justru mengusik Islam yang menyerukan persatuan seluruh umat Islam agar menjadi bagai bangunan yang kokoh, sebagaimana Islam juga menyerukan penghormatan kepada umat agama, suku dan kalangan minoritas -yang hidup di tengah umat Islam- dalam rangka mewujudkan risalah Islam tentang keadilan, perdamaian dan persamaan,” tulis Makram.

Sebelumnya, mantan mufti Mesir Syeikh Ali Gomaa juga mengecam Qardawi dan menyebutnya sebagai syeikh yang sesat, lupa diri, penderita penyakit Alzheimer, pembuat fatwa halal dan haram berdasarkan hawa nafsunya sendiri, dan pengkhianat bangsa Mesir. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL