pasukan anti teror saudiMoskow, LiputanIslam.com – Kawanan teroris yang ditangkap di Arab Saudi ternyata ditempatkan di sebuah penjara yang kondisinya mirip hotel mewah berfasilitas lengkap di pinggiran kota Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Demikian dilaporkan lembaga pemberitaan Sputnik milik Rusia dan dikutip IRNA milik Iran, Rabu (20/4).

Disebutkan bahwa para teroris di dalam penjara itu ditempatkan di ruangan terpisah yang masing-masing memiliki satu unit pesawat televisi dan tempat tidur besar ukuran dua orang, dan mereka yang sudah beristeri diberi kesempatan untuk ditemui isterinya.

Di penjara itu disediakan kolam renang, ruang senam aerobik, dan bahkan dapat menikmati terapi seni (art therapy), yaitu teknik penyembuhan dengan memberikan rasa senang dalam diri pasien melalui alat-alat kesenian.

Arab Saudi menampatkan lebih dari 1000 orang tersangka dan terdakwa teroris di Penjara al-Khair dengan sistem pengamanan ekstra-ketat.

Menurut Sputnik, Amerika Serikat dan Arab Saudi kerap berkoar tentang perang melawan teroris, namun klaim mereka itu tak singkrun dengan perlakuan mereka terhadap para ekstrimis yang tertangkap, sebagaimana terlihat dari kenyataan bahwa Penjara al-Khair lebih menyerupai hotel dan tempat peristirahatan daripada penjara.

Sputnik juga melaporkan bahwa di internet telah tersebar sebuah penggalan rekaman video transaksi penjualan anak oleh ayahnya untuk dikirim ke Suriah dan menjadi anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam transaksi yang terjadi di dalam sebuah kamar hotel di Jeddah, Arab Saudi, itu terlihat pria tersebut mengajukan harga yang mahal hingga kemudian dia rela melepaskan anaknya seharga US$ 400,000. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL