Kairo, LiputanIslam.com –  Pengadilan banding Mesir, Kamis (2/3/2017), mengeluarkan vonis bebas untuk mantan presiden Mesir Hosni Mubarak, 88 tahun, dari dakwaan terlibat dalam pembunuhan ratusan para pengunjuk rasa dalam demontrasi akbar kebangkitan rakyat negara ini pada tahun 2011.

Putusan ini dinyatakan final dan merupakan mengukuh atas vonis serupa yang dijatuhkan pada tahun 2014.

Setelah sidang selama seharian, Hakim Ahmed Abdel Qawi mengumumkan, “Pengadilan telah menemukan terdakwa tidak bersalah.”

Pengadilan di Kairo itu menolak tuntutan pengacara korban untuk membuka kembali gugatan perdata, tanpa meninggalkan sisa pilihan untuk banding atau pengulangan.

Mubarak dituduh menggerakkan aksi pembunuhan terhadap hampir 900 demonstran dalam peristiwa kebangkitan rakyat selama 18-hari yang berujung dengan pengunduran dirinya pada 11 Februari 2011.

Pada tahun 2012 pengadilan Mesir menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup terhadap Husni Mubarak beserta menteri dalam negeri dan enam pembantunya. Namun pengadilan banding membatalkan putusan tersebut dua tahun kemudian dengan alasan terdapat kelemahan teknis dalam penuntutan.

Pengadilan yang diselenggarakan di Akademi Kepolisian di pinggiran kota Kairo itu adalah untuk meninjau permintaan jaksa penuntut umum untuk banding.

Husni Mubarak dewasa ini ditempatkan di sebuah rumah sakit militer di Kairo, dan di situ dia menjalani hukuman tiga tahun dalam kasus korupsi. (mm/aljazeera/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL