Sanaa, LiputanIslam.com –  Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman yang terafiliasi dengan kelompok Ansarullah (Houthi) Mahdi al-Mashat yang baru menggantikan Saleh al-Samad mengancam negara-negara koalisi Arab pimpinan Arab Saudi dengan perang terbuka sebagai reaksi atas serangan mereka yang menyebabkan kematian al-Samad.

Pernyataan itu dia tegaskan di depan ketua dan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat saat menyatakan sumpah jabatannya dalam pelantikan.

Sebagaimana dilansir channel al-Masirah milik Ansarullah, Rabu (25/4/2018), Al-Mashat mengatakan bahwa negara-negara koalisi Arab telah memilih perang terbuka, dan karena itu dia menyerukan kepada orang-orang Yaman untuk konsisten kepada terbuktinya pasukan koalisi melakukan “kesalahan fatal yang sangat memberatkan mereka, dan melebihi kapasitas kemampuan mereka.”

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat bertanggungjawab atas pembunuhan al-Samad. Dia menilai pembunuhan ini sebagai “kejahatan pembunuhan bermotif politik dan merupakan kelancangan terhadap kedaulatan bangsa Yaman dengan menyasar salah satu simbol nasional” Yaman.

“Kejahatan ini dilakukan oleh Saudi dengan pengawasan, dukungan, dan senjata Washington,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa serangan itu merupakan bukti nyata ilegalitas serta kotornya tujuan Saudi dan sekutunya, dan tak memiliki tujuan apapun kecuali berbuat zalim demi menduduki sebuah negara berdaulat dan menjauh dari sebuah bangsa yang mulia. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL