saudi ahsaRiyadh, LiputanIslam.com – Kantor berita Arab Saudi, SPA, melaporkan bahwa lima orang tewas dan sembilan lainnya cidera ditembak kawanan bersenjata tak dikenal di wilayah timur negara ini pada Senin sore (3/11).

Juru bicara kepolisian wilayah al-Sharqiya, Arab Saudi, menyatakan bahwa peristiwa penembakan itu terjadi di desa al-Dalwah di distrik Ahsa yang merupakan salah satu wilayah yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah di Arab Saudi.

”Ketika sekelompok warga meninggalkan sebuah gedung, tiga pria berpenutup muka menembaki mereka dengan senjata mesin dan pistol,” kata juru bicara tersebut tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Hingga kini tidak diketahui pelaku dan motif serangan tersebut, dan belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab.

Laporan lain dari al-Nashrah mengatakan bahwa sumber yang dekat dengan ulama terkemuka Syiah Arab Saudi Ayatullah Nimr Baqir al-Nimr menepis berita bahwa ulama yang telah dijatuhi vonis hukuman mati oleh pengadilan Saudi itu telah mendapatkan amnesti.

Sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu mengatakan, “Vonis mati yang dikeluarkan terhadap Ayatullah Syeikh al-Nimr tidaklah pasti. Amnesti akan bermakna apabila vonis pengadilan itu bersifat pasti.”

Dia menjelaskan bahwa dalam beberapa mendatang Ayatullah al-Nimr akan mengajukan keberatan atas vonis tersebut, dan jangka waktu 30 hari untuk pengajuan keberatan ini masih belum habis.

Pengadilan kriminal Riyadh, Arab Saudi, 15 Oktober 2014 menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Syeikh al-Nimr dengan dakwaan telah melawan pemerintah, terlibat bentrok dengan petugas keamanan, menggerakkan unjuk rasa, mendukung revolusi di Bahrain dan menyerukan pembangunan kembali makam Baqi di Madinah.

Syekh al-Nimr ditangkap pada bulan Juli 2013 dalam sebuah peristiwa pengejaran oleh polisi dan penembakan yang membuatnya menderita luka tembak di bagian paha. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL