عشائر الموصل تنتفض ضد داعش وتصيب احد ولاته وعدد من مرافقيهBaghdad, LiputanIslam.com – Juru Bicara Komando Umum Angkatan Bersenjata Irak, Mayjen Qassim Atta, menyatakan dalam waktu dekat penduduk Mosul dari berbagai kelompok suku akan bangkit mengangkat senjata bersama tentara Irak untuk mengganyang militan takfiri Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Kami mendapatkan informasi akurat yang menunjukkan bahwa mayoritas kelompok adat Mosul telah mempersiapkan dirinya untuk kebangkitan melawan ISIS. Kami telah menerima kontak telefon dari para perwira dan pimpinan dari berbagai kelompok adat yang mengonfirmasikan masalah ini, dan ini bahkan tidak terbatas di Mosul, melainkan juga merambat ke provinsi Salahuddin,” ujar Atta, sebagaimana dilansir Waradana Selasa (8/7/2014).

Mengenai operasi pembersihan total kota Tikrit dari militan ISIS dan para sekutunya, Atta menyatakan dalam waktu dekat militer Irak akan melancarkan operasi militer secara besar-besaran. Karena itu dia meminta penduduk yang masih bertahan di kota itu supaya tidak keluar rumah demi keselamatan mereka. Dia meminta penduduk supaya menyimpan barang-barang berharga ke tempat yang tersembunyi dan aman.

Menurutnya, pasukan Irak yang dibantu para relawan terus menekan militan ISIS dan menimpakan banyak korban jiwa dan kerugian materi pada mereka. Dia menyebutkan bahwa belum lama ini kawanan teroris ISIS mencoba mendekat ke kilang Minyak Beiji, namun berhasil dicegat oleh pasukan Irak. Mereka diserang oleh pasukan Irak hingga jatuh korban tewas sebanyak 14 orang di pihak ISIS. Selain itu beberapa kendaraan mereka juga hangus terbakar.

Laporan lain dari sebuah sumber keamanan yang tak disebutkan namanya menyatakan sebanyak 34 anggota ISIS tewas dan tujuh kendaraan mereka hancur di distrik Baiji, provinsi Salahuddin. Laporan TV al-Forat yang dikutip FNA menyebutkan bahwa mereka tewas akibat gempuran beberapa unit helikopter militer Irak Selasa dini hari ke beberapa tempat persembunyian militan ISIS di desa al-Zawiah, distrik Baiji.

Sehari sebelumnya, desa tersebut menjadi ajang kontak senjata kelompok-kelompok adat setempat melawan ISIS. Beberapa lama kemudian tentara Irak melancarkan serangan udara terhadap posisi ISIS mengakibatkan empat militan tewas dan 15 unit kendaraan mereka hancur. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL