bahrain sheikh ali salmanManama, LiputanIslam.com – Kelompok oposisi Bahrain, Jam’iyyah al-Wifaq, menolak vonis penjara pengadilan Bahrain terhadap pemimpin oposisi negara ini, Syeikh Ali Salman. Al-Wifaq memastikan bahwa rakyat Bahrain akan terus berjuang bersama kelompok oposisi melalui aksi jalanan untuk melawan diktatorisme dan penindasan di negara ini.

“Putusan (mahkamah) itu batildan tidak memiliki landasan dan kredibilitan hukum, sebagaimana telah dilaporkan oleh dewan penasehat hukum yang terdiri atas para pengacara terbaik, dan sesuai dengan laporan berbagai lembaga internasional mengenai pengadilan, terutama PBB melalui Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, dan demikian pula lembaga Human Right Watch dan Amnesti Internasional yang semuanya telah memantau secara cermat kasus-kasus penangkapan dan pengadilan,” ungkap al-Wifaq dalam sebuah statamennya, sebagaimana dilansir Alalam, Selasa (16/6).

Al-Wifaq menambahkan bahwa vonis penjara empat tahun terhadap Syeikh Ali Salman tidak bernilai, baik dari segi hukum maupun politik, dan vonis ini bukan hanya terhadap pSyeikh Ali Salman, melainkan juga terhadap mayoritas rakyat Bahrain .

Rezim Bahrain menahan pemimpin al-Wifaq Syeikh Ali Salman sejak 28 Desember 2014 setelah dia menyeru rakyat Bahrain menggelar unjuk rasa besar-besaran untuk memrotes pemilu parlemen yang dinilainya cacat karena jelas-jelas diboikot oleh mayoritas rakyat Bahrain.

Penangkapan terhadap agamawan dan politisi Bahrain bermazhab Syiah itu tak pelak membangkitkan gelombang protes dari rakyat Bahrain yang mayoritasnya menganut mazhab yang sama. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL